Gawat! Kinerja Perusahaan Pencetak Uang di Seluruh Dunia Terancam Ambruk
Senin, 24 April 2023 - 09:29 WIB
Penurunan permintaan uang baru terjadi karena penggunaan uang tunai oleh konsumen menurun di banyak negara. Pasalnya, transaksi lebih banyak dilakukan secara online atau dengan kartu, dan khususnya pembayaran tanpa kontak.
De La Rue mengatakan ada tanda-tanda pemulihan tetapi tidak yakin kapan itu akan terjadi. Alhasil, saham De la Rue turun sebanyak 30% pada hari Rabu, sebelum mendapatkan kembali kekuatannya, setelah menerbitkan pembaruan perdagangan.
Baca juga: Bacaleg Partai Perindo Normans Luntungan Diyakini Rebut 1 Kursi DPRD Sulut
Perusahaan berusia 200 tahun itu mengatakan sedang dalam pembicaraan dengan bank-banknya mengenai perjanjian pinjaman karena laba yang lebih rendah dan suku bunga yang lebih tinggi, menyusul serangkaian kenaikan Bank of England. De La Rue mengharapkan laba setahun penuh berada di kisaran rendah, 20 juta poundsterling, sementara biaya bunga atas pinjamannya telah meningkat.
De La Rue mengatakan ada tanda-tanda pemulihan tetapi tidak yakin kapan itu akan terjadi. Alhasil, saham De la Rue turun sebanyak 30% pada hari Rabu, sebelum mendapatkan kembali kekuatannya, setelah menerbitkan pembaruan perdagangan.
Baca juga: Bacaleg Partai Perindo Normans Luntungan Diyakini Rebut 1 Kursi DPRD Sulut
Perusahaan berusia 200 tahun itu mengatakan sedang dalam pembicaraan dengan bank-banknya mengenai perjanjian pinjaman karena laba yang lebih rendah dan suku bunga yang lebih tinggi, menyusul serangkaian kenaikan Bank of England. De La Rue mengharapkan laba setahun penuh berada di kisaran rendah, 20 juta poundsterling, sementara biaya bunga atas pinjamannya telah meningkat.
(uka)
Lihat Juga :