Vaksin Corona Ditemukan, Erick Thohir Optimis Ekonomi RI Pulih Lebih Cepat

Selasa, 21 Juli 2020 - 14:02 WIB
Tidak hanya itu, BUMN juga dirampingkan agar efisien, dari 142 BUMN sekarang tinggal 107 dan jumlah komisaris juga dikurangi, supaya perusahaan menjadi lebih sehat. Ia menandaskan BUMN perlu melakukan back to basic, fokus di bisnis, expertise, agar bisa leading tanpa melupakan dua hal yakni percepatan digital dan perbaikan sumber daya manusia.

Baca Juga: Vaksin Corona Asal China Tiba, Dirut Indofarma: Harganya Pasti terjangkau

Disisi lain, terkait kritikan yang sering hilir mudik, Erick menyebut hal itu bagian lumrah dari proses demokrasi dan ia mampu memilah mana kritik yang benar dan memiliki kepentingan. Ia memastikan, sebagai menteri keberpihakan pada masyarakat luas dan loyal pada presiden untuk menjalankan kebijakan sesuai blue print dan visi presiden dan dilakukan dengan terukur, karena BUMN harus berkontribusi, salah satunya dalam bentuk deviden.

Erick menegaskan, hitungan pakar ekonomi, ekonomi akan kembali normal di 2022 namun pemerintah melakukan berbagai langkah percepatan agar bisa pulih lebih cepat dibanding negara lain. Apalagi Indonesia punya dua hal, yaitu jumlah penduduk, sumber daya alam, tinggal menjag logistik agar lebih kompetitif dan fokus menerapkan digitalisasi.

Dia menegaskan, sebagaimana arahan presiden untuk memangkas birokrasi, pihaknya juga membuat agar sistem di dalam BUMN lebih efisien dan transparan. ''Namun, ada banyak perubahab baru akibat Covid-19, yaitu digitalisasi, semua dipaksa berubah dalam waktu sesingkat-singkatnya,'' ujar Erick.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!