Dividen BUMN Rp80,2 Triliun Terbesar Sepanjang Sejarah, Erick Thohir Ungkap Apa Artinya
Senin, 01 Mei 2023 - 18:04 WIB
"Artinya apa? Kita punya sumbangi kepada negara supaya negara tidak hanya mendapatkan pemasukan dari pajak, tetapi juga hasil usaha yang baik untuk apa? Program-program yang mendorong daripada pada kerakyatan, seperti bansos dan lain-lain," ujarnya.
Erick Thohir sebelumnya menyinggung bila ada ketimpangan antara Penyertaan Modal Negara atau PMN yang diterima dan dividen yang diberikan kepada negara. Dalam catatan Kementerian BUMN, dividen yang diberikan BUMN dalam 5 tahun terakhir atau periode 2016-2020 mencapai Rp267 triliun, sementara PMN yang diterima hanya Rp117 triliun.
Jadi komposisinya antara dividen dua kali lebih besar dari PMN. Padahal 90% PMN yang diajukan Kementerian BUMN mayoritas untuk penugasan perusahaan pelat merah.
"Sangat kecil impact yang tadi kontribusi, yang kita berikan kepada negara, dibandingkan PMN. Ini sebagai dasar-dasar fakta," kata Erick beberapa waktu lalu.
Erick Thohir sebelumnya menyinggung bila ada ketimpangan antara Penyertaan Modal Negara atau PMN yang diterima dan dividen yang diberikan kepada negara. Dalam catatan Kementerian BUMN, dividen yang diberikan BUMN dalam 5 tahun terakhir atau periode 2016-2020 mencapai Rp267 triliun, sementara PMN yang diterima hanya Rp117 triliun.
Jadi komposisinya antara dividen dua kali lebih besar dari PMN. Padahal 90% PMN yang diajukan Kementerian BUMN mayoritas untuk penugasan perusahaan pelat merah.
"Sangat kecil impact yang tadi kontribusi, yang kita berikan kepada negara, dibandingkan PMN. Ini sebagai dasar-dasar fakta," kata Erick beberapa waktu lalu.
(akr)
Lihat Juga :