Pendapatan Premi Industri Asuransi Capai Rp78,5 Triliun hingga Maret

Jum'at, 05 Mei 2023 - 20:53 WIB
Sementara itu, permodalan di sektor Industri Keuangan Non Bank (IKNB) terjaga dengan baik. Di mana untuk industri asuransi jiwa dan asuransi umum mencatatkan Risk Based Capital (RBC) yang di atas threshold masing-masing sebesar 460,06% dan 315,79%.

Baca juga: Cegah Investasi Berisiko, OJK Terbitkan Aturan Baru Asuransi dan Reasuransi

Meskipun RBC dalam tren yang menurun dan RBC beberapa perusahaan asuransi dimonitor ketat, namun secara agregat RBC industri asuransi masih berada di atas threshold sebesar 120%.

Begitu pula pada gearing ratio perusahaan pembiayaan tercatat sebesar 2,11 kali, meskipun mengalami kenaikan namun jauh di bawah batas maksimum 10 kali.

Di sisi lain, nilai outstanding piutang pembiayaan tumbuh 16,35% secara tahunan pada Maret 2023 menjadi sebesar Rp435,53 triliun, didukung pembiayaan modal kerja dan investasi yang masing-masing tumbuh sebesar 34,25% yoy dan 19,14%yoy. Profil risiko perusahaan pembiayaan juga masih terjaga dengan rasio non performing financing (NPF) tercatat naik menjadi sebesar 2,37%.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!