IHSG Hari Ini Masih Berpotensi Melemah, Begini Saran Analis
Senin, 08 Mei 2023 - 08:24 WIB
IHSG hari ini masih berpotensi melemah. Foto/MPI/Arif Julianto
JAKARTA - Memasuki awal pekan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini berpotensi bergerak mixed dengan kecenderungan melemah pada sepanjang perdagangan. Indeks saham diperkirakan berada di rentang 6.774 – 6.856.
Pengamat pasar modal sekaligus Founder WH Project, William Hartanto mengatakan, IHSG melemah kembali pada perdagangan hari Jumat (5/5), tepat sesuai proyeksi setelah terjadi penguatan terbatas di hari Kamis (4/5).
"Hal ini mengonfirmasi bahwa IHSG masih bergerak dalam tren melemah. Imbas sentimen global? Belum tentu, menurut kami pelemahan IHSG masih tidak disertai dengan sentimen khusus selain aksi profit taking dan potensi terjadinya rotasi sektor," papar William dalam analisisnya, Senin (8/5/2023).
Dia melanjutkan, pada perdagangan hari Jumat (5/5), indeks Dow Jones ditutup menguat 1.65%. Penguatan ini berpotensi membangunkan optimisme pasar dan membuka peluang IHSG untuk dibuka menguat terbatas kembali.
"Untuk efek dari faktor eksternal, saran kami adalah memperhatikan sepanjang perdagangan sesi pertama. Apabila IHSG tidak mampu mempertahankan penguatannya maka pelemahan lanjutan menanti," saran dia.
Pengamat pasar modal sekaligus Founder WH Project, William Hartanto mengatakan, IHSG melemah kembali pada perdagangan hari Jumat (5/5), tepat sesuai proyeksi setelah terjadi penguatan terbatas di hari Kamis (4/5).
"Hal ini mengonfirmasi bahwa IHSG masih bergerak dalam tren melemah. Imbas sentimen global? Belum tentu, menurut kami pelemahan IHSG masih tidak disertai dengan sentimen khusus selain aksi profit taking dan potensi terjadinya rotasi sektor," papar William dalam analisisnya, Senin (8/5/2023).
Dia melanjutkan, pada perdagangan hari Jumat (5/5), indeks Dow Jones ditutup menguat 1.65%. Penguatan ini berpotensi membangunkan optimisme pasar dan membuka peluang IHSG untuk dibuka menguat terbatas kembali.
"Untuk efek dari faktor eksternal, saran kami adalah memperhatikan sepanjang perdagangan sesi pertama. Apabila IHSG tidak mampu mempertahankan penguatannya maka pelemahan lanjutan menanti," saran dia.
Lihat Juga :