Suku Bunga The Fed Naik Jadi 5,25%, BI Optimistis Rupiah Menguat
Senin, 08 Mei 2023 - 22:15 WIB
"Pertanyaannya tentu saja bahwa FFR seusai prediksi BI kemarin kenaikan terakhir 5,25%, mereka tentunya akan melihat kembali dampak pengetatan yang dilakukan pada penurunan inflasi disana. Itu sesuai dengan prediksi BI," lanjut Perry.
Dia juga menyebut kemungkinan bahwa kenaikan FFR sebesar 5,25% ini adalah yang terakhir. Memandang hal tersebut, BI semakin yakin bahwa rupiah akan menguat.
"Tempo hari rupiah belum menguat karena belum ada kepastian dari FFR, tapi sekarang ada kepastian dan Rupiah bakal menguat mengarah pada nilai fundamentalnya," ucap Perry.
Baca Juga: Nasib Pasar Modal Indonesia di Tengah Tekanan Suku Bunga The Fed
Dia mengatakan, nilai fundamentalnya kemudian itu mendukung penguatan rupiah, inflasi yang lebih rendah, pertumbuhan lebih tinggi, imbal hasil yield yang menarik, dan tentunya cadangan devisa yang tinggi. "Ini faktor-faktor fundamental yang mendukung penguatan atau stabilitas nilai tukar Rupiah untuk FFR," pungkas Perry.
Dia juga menyebut kemungkinan bahwa kenaikan FFR sebesar 5,25% ini adalah yang terakhir. Memandang hal tersebut, BI semakin yakin bahwa rupiah akan menguat.
"Tempo hari rupiah belum menguat karena belum ada kepastian dari FFR, tapi sekarang ada kepastian dan Rupiah bakal menguat mengarah pada nilai fundamentalnya," ucap Perry.
Baca Juga: Nasib Pasar Modal Indonesia di Tengah Tekanan Suku Bunga The Fed
Dia mengatakan, nilai fundamentalnya kemudian itu mendukung penguatan rupiah, inflasi yang lebih rendah, pertumbuhan lebih tinggi, imbal hasil yield yang menarik, dan tentunya cadangan devisa yang tinggi. "Ini faktor-faktor fundamental yang mendukung penguatan atau stabilitas nilai tukar Rupiah untuk FFR," pungkas Perry.
(nng)
Lihat Juga :