Jika Mentok di CPO Saja, Masa Depan Industri Sawit Tak Berkembang
Rabu, 22 Juli 2020 - 19:02 WIB
Menurut dia, investasi di industri hilir memang tidak mudah karena risikonya yang besar dan juga mahal. Namun hilirisasi menjadi keharusan dalam pengembangan kelapa sawit yang berkelanjutan demi kemajuan industrinya.
"Secara umum memang tidak mudah. Dijual dalam bentuk CPO saja memang sudah memberikan keuntungan. Tetapi demi masa depan sawit, hilirisasi ini perlu didorong. Tentunya perlu dukungan dari pemerintah," imbuhnya.
Sementara itu, Ketua Umum Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Joko Supriyono mengatakan, permintaan kelapa sawit di dalam negeri sebanyak 30%. Sisanya, sebanyak 70% sawit Indonesia diekspor.
"Indonesia perlu meningkatkan pasar domestik. Tujuannya untuk memperkuat posisi tawar kita sebagai produsen sawit," tuturnya.
"Secara umum memang tidak mudah. Dijual dalam bentuk CPO saja memang sudah memberikan keuntungan. Tetapi demi masa depan sawit, hilirisasi ini perlu didorong. Tentunya perlu dukungan dari pemerintah," imbuhnya.
Sementara itu, Ketua Umum Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Joko Supriyono mengatakan, permintaan kelapa sawit di dalam negeri sebanyak 30%. Sisanya, sebanyak 70% sawit Indonesia diekspor.
"Indonesia perlu meningkatkan pasar domestik. Tujuannya untuk memperkuat posisi tawar kita sebagai produsen sawit," tuturnya.
(uka)
Lihat Juga :