Jangan Asal Ngecas! Ketahui Perbedaan Tarif SPKLU Shell di SPBU dan Mal

Selasa, 16 Mei 2023 - 23:00 WIB
Namun demikian, Agung tidak menyebutkan secara rinci target SPKLU yang dipatok pihaknya untuk tahun ini. Ia hanya menyebut bahwa Shell Indonesia akan terus mengembangkan SPKLU sejalan dengan penetrasi mobil listrik di Indonesia.

"Kalau (target) untuk SPKLU di Indonesia, kita juga ingin berkembang dan kita juga harus melihat sejalan dengan penetrasi mobil listrik itu sendiri di Indonesia. Jadi kita masih terus ditambah pelan-pelan untuk penetrasi SPKLU kita," jelasnya.

Sementara secara global, Shell menetapkan target mengoperasikan lebih dari 500 ribu titik SPKLU pada tahun 2025. Saat ini, lanjut Agung, sudah ada 140 ribu titik pengisian daya listrik dengan mayoritas di benua Eropa dan Amerika.

Baca juga: Abdul Mu'ti Ingatkan Warga Muhammadiyah soal Pemilu 2024: Kalau Dukung Jangan Fanatik

"Tapi yang pasti kita di Asia juga sudah bersiap ke arah sana (penyediaan energi bersih). Saya juga tidak menampik karena di global strategi bisnis Shell memang arah ke net zero emission. Kita ingin menjadi operator electric vehicle charging terbesar di dunia," tukasnya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!