Kepatuhan Masyarakat Bayar Utang di Pinjol Turun, Ini 2 Penyebabnya

Senin, 22 Mei 2023 - 14:15 WIB
Masyarakat kian tak patuh bayar utang di pinjol. Foto/Ilustrasi
JAKARTA - Direktur Eksekutif Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia ( AFPI ) Kuseryansyah mengakui tingkat kepatuhan masyarakat Indonesia dalam membayar utang kepada pinjaman onlie atau pinjol mengalami penurunan 0,5% per Maret 2023, jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Menurutnya penurunan itu dipengaruhi oleh faktor perlambatan ekonomi yang masih berlanjut pasca-pandemi.

Baca juga: Penggemar Pinjol Masih Banyak, Pengguna Capai 93,39 Juta dan Penyaluran Pinjaman Tembus Rp476,89 T



Bahkan Kuseryansyah mengatakan tingkat wanprestasi pengembalian pinjaman (TWP) 90 hari masih berada dilevel 2,81% pada Maret 2023. Angka tersebut juga turun jika dibandingkan dengan tahun 2019 atau sebelum pandemi yang berada di level 3%.

"Tingkat kesuksesan bayar 90 hari, kalau di perbankan itu NPL, ini di fintech lending 2,81%. Kalau menurut kami memang dibandingkan dengan periode satu tahun lalu TWP kita terkoreksi, tingkat kesuksesan bayar itu ada penurunan 0,5%. Kalau kita lihat dari kacamata perbankan dengan standar NPL 2,5% tentu ini di bawah NPL perbankan," ujar Kuseryansyah dalam Market Review IDXChannel, Senin (22/5/2023).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!