Global Bond Kerek Pertumbuhan Bisnis Mandiri Sekuritas
Kamis, 23 Juli 2020 - 13:11 WIB
PT Mandiri Sekuritas sukses mencatatkan kinerja positif pada periode semester I 2020 di tengah pandemi Covid-19. Pertumbuhan bisnis didorong oleh kenaikan penerbitan obligasi global (global bond) sejak awal tahun. Foto/Dok
JAKARTA - PT Mandiri Sekuritas sukses mencatatkan kinerja positif pada periode semester I 2020 di tengah pandemi Covid-19. Pertumbuhan bisnis didorong oleh kenaikan penerbitan obligasi global (global bond) sejak awal tahun. Serta makin tingginya kesadaran masyarakat akan pentingnya berinvestasi yang mendorong bisnis retail.
(Baca Juga: Kuartal I 2020, Mandiri Sekuritas Catat Peningkatan Nasabah Ritel )
Direktur Utama Mandiri Sekuritas Dannif Danusaputro mengatakan di tengah kondisi pandemi, Mandiri Sekuritas mampu menghasilkan kinerja dan profitabilitas yang positif. "Pencapaian ini didorong oleh kemampuan Perusahaan dalam mengotimalkan lini bisnis yang komprehensif serta mengelola operasional secara efisien," ujar Dannif di Jakarta, Kamis (23/7/2020).
Mandiri Sekuritas memiliki layanan pasar modal yang komprehensif dengan empat lini bisnis utama, antara lain, Capital Market Institusi, Retail, Investment Banking, dan Global Bond. "Masing-masing lini bisnis berkontribusi sebesar 42%, 30%, 19%, dan 8% terhadap pendapatan kami," ujarnya.
(Baca Juga: Kuartal I 2020, Mandiri Sekuritas Catat Peningkatan Nasabah Ritel )
Direktur Utama Mandiri Sekuritas Dannif Danusaputro mengatakan di tengah kondisi pandemi, Mandiri Sekuritas mampu menghasilkan kinerja dan profitabilitas yang positif. "Pencapaian ini didorong oleh kemampuan Perusahaan dalam mengotimalkan lini bisnis yang komprehensif serta mengelola operasional secara efisien," ujar Dannif di Jakarta, Kamis (23/7/2020).
Mandiri Sekuritas memiliki layanan pasar modal yang komprehensif dengan empat lini bisnis utama, antara lain, Capital Market Institusi, Retail, Investment Banking, dan Global Bond. "Masing-masing lini bisnis berkontribusi sebesar 42%, 30%, 19%, dan 8% terhadap pendapatan kami," ujarnya.
Lihat Juga :