Harga Minyak Turun, Saudi Pangkas Produksi 1 Juta Barel per Hari

Senin, 05 Juni 2023 - 10:39 WIB
Langkah ini dilakukan oleh Saudi setelah harga minyak yang terpukul oleh prospek ekonomi yang lebih lemah, terutama di China.

Hal ini dinilai perlu dilakukan lantaran negara OPEC+ lainnya tidak menawarkan tindakan tambahan untuk menopang pasar saat ini, namun berjanji untuk mempertahankan pemangkasan yang ada hingga akhir 2024.

Upaya Saudi untuk memangkas produksi dan meningkatkan harga ekspor terpentingnya membutuhkan pengorbanan pangsa pasar lebih lanjut.

Pasalnya, permintaan minyak global diproyeksikan mencapai rekor tertinggi tahun ini, tetapi pemotongan tambahan yang diumumkan pada Minggu akan membawa produksi Saudi menjadi sekitar 9 juta barel per hari pada Juli, terendah sejak Juni 2021.

Pemenang utama dari pembicaraan OPEC+ pada akhir pekan lalu adalah UEA yang dapat menaikkan batas produksinya tahun depan dengan mengorbankan beberapa anggota dari Afrika, yang diminta menyerahkan sebagian dari kuota mereka yang tak terpakai.

Menteri Energi UEA, Suhail Al Mazrouei berterima kasih kepada rekan-rekannya atas peningkatan tersebut. “Kami akan selalu mendukung OPEC dan akan selalu bersama,” tukasnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!