Era Panjang Dominasi Dolar AS Segera Berakhir, Bankir Rusia: Waktunya China

Selasa, 13 Juni 2023 - 09:56 WIB
Menurut Kostin, VTB telah membahas penggunaan mata uang nasional China dalam penyelesaian perdagangan dengan negara ketiga.

"China memahami bahwa mereka tidak akan menjadi kekuatan ekonomi dunia nomor satu jika mereka menyimpan yuan mereka sebagai mata uang yang tidak dapat dikonversi," jelasnya.

Sembungnya, diterangkan juga olehnya bahwa akan berbahaya bagi China untuk menyimpan cadangan yang diinvestasikan dalam Treasury AS.

Dolar AS telah menikmati statusnya sebagai mata uang cadangan dunia selama lebih dari satu abad setelah berhasil menundukkan pound sterling Inggris. Awal bulan ini, analis JPMorgan Chase mengatakan, ekonomi global menunjukkan tanda-tanda munculnya de-dolarisasi, dengan latar belakang meningkatnya upaya ekonomi Asia untuk menantang hegemoni mata uang Amerika.

Status lama greenback sebagai mata uang dominan dunia telah terus terkikis dalam beberapa tahun terakhir karena meningkatnya kekhawatiran atas melonjaknya utang AS dan sanksi yang diterapkan secara luas menggunakan mata uang sebagai leverage.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!