Waskita Karya Tunda Bayar Utang Bikin Vendor Boncos, Begini Kata Wamen BUMN
Selasa, 20 Juni 2023 - 19:01 WIB
Begini kata Wamen BUMN, Kartika Wirjoatmodjo alias Tiko terkait kerugian para vendor impas dari Waskita Karya yang menunda membayar utang. Foto/Dok
JAKARTA - Imbas PT Waskita Karya (Persero) Tbk, yang menunda membayar kewajibannya alias utang , membuat sejumlah perusahaan penyedia barang dan jasa alias vendor mengalami kerugian. Kondisi tertekannya keuangan vendor dibenarkan Wakil Menteri BUMN II , Kartika Wirjoatmodjo alias Tiko.
Baca Juga: Mengupas 4 Jurus Erick Thohir Sehatkan Keuangan Waskita Karya yang Berdarah-darah
Dia mengaku banyak perusahaan penyedia barang dan jasa yang bermitra dengan Waskita ikut mencatatkan kerugian. Meski begitu, Tiko enggan merinci persentase kerugian dan berapa jumlah vendor yang pernah menjadi mitra emiten bersandi saham WSKT itu.
"Kami memahami banyak vendor yang memang kondisinya tertekan (rugi) karena telat bayar (utang). Memang kami mengakui banyak vendor yang mengalami penundaan dari Waskita," ungkap Tiko ditulis, Selasa (20/6/2023).
Baca Juga: Jualan Jalan Tol Demi Sehatkan Keuangan Waskita Karya, Tapi Sayang Susah Lakunya
Saat ini Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tengah mencari skema pembayaran terbaik agar hak vendor bisa dipenuhi WSKT, disamping pembayaran utang berupa obligasi dan pinjaman perbankan.
Baca Juga: Mengupas 4 Jurus Erick Thohir Sehatkan Keuangan Waskita Karya yang Berdarah-darah
Dia mengaku banyak perusahaan penyedia barang dan jasa yang bermitra dengan Waskita ikut mencatatkan kerugian. Meski begitu, Tiko enggan merinci persentase kerugian dan berapa jumlah vendor yang pernah menjadi mitra emiten bersandi saham WSKT itu.
"Kami memahami banyak vendor yang memang kondisinya tertekan (rugi) karena telat bayar (utang). Memang kami mengakui banyak vendor yang mengalami penundaan dari Waskita," ungkap Tiko ditulis, Selasa (20/6/2023).
Baca Juga: Jualan Jalan Tol Demi Sehatkan Keuangan Waskita Karya, Tapi Sayang Susah Lakunya
Saat ini Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tengah mencari skema pembayaran terbaik agar hak vendor bisa dipenuhi WSKT, disamping pembayaran utang berupa obligasi dan pinjaman perbankan.
Lihat Juga :