Program Infrastruktur Gubernur Jawa Tengah Dorong Pertumbuhan Ekonomi Pedesaan
Rabu, 28 Juni 2023 - 11:37 WIB
Khoirudin menyampaikan, akses jalan penghubung antardesa menjadi mudah, terutama menuju Desa Wisata Ngidam yang menjadi destinasi unggulan wilayah berpenduduk 2.750 jiwa ini.
Dijelaskan Khoirudin, pihaknya memanfaatkan bantuan sarpras pemprov tahun 2020, 2021, 2022 sebesar Rp 100 juta, Rp 200 juta dan Rp 150 juta untuk pembangunan talud, pengaspalan dan betonisasi.
"Hasil pembangunan fisik yang kami lakukan, Alhamdulillah masyarakat kini bisa menikmatinya. Bantuan bagi desa kami, adalah berkah bangkitnya ekonomi rakyat setelah sempat dihantam pandemi Covid-19," katanya.
Desa wisata di Desa Sepakung, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang, juga menerima manfaat dari program infrastruktur Ganjar yang membangun jalan dari Sepakung ke Puncak Telomoyo. Jalan sepanjang 4,97 kilometer itu dibangun menggunakan anggaran sebesar Rp 2,6 miliar.
Setelah jalan dibangun, dalam sebulan ada sekitar 8 ribu wisatawan berkunjung ke Puncak Telomoyo. Padahal, sebelum jalan Desa Sepakung ke Puncak Telomoyo dibangun, wisatawan yang berkunjung hanya sekitar 500 orang per bulan.
Jumlah kunjungan wisatawan semakin meningkat setelah jalan Desa Sepakung ke Puncak Telomoyo dibangun. Jumlah kunjungan wisatawan ke kawasan wisata Puncak Telomoyo, meningkat hingga 16 kali lipat.
Pendapatan Desa dari penjualan tiket masuk Puncak Telomoyo juga melonjak dari Rp. 7,5 juta per bulan menjadi rata-rata Rp. 120 juta tiap bulannya.
"Setelah itu kita dapat bantuan dari Pak Gubernur untuk membuka jalan dari Sepakung ke Puncak Telomoyo. Alhamdulillah, kami sangat berterima kasih sekali kepada Pak Gubernur, dengan bantuan tersebut sangat membantu warga kami. Karena setelah kami buka wisata Puncak Telomoyo untuk per bulan di tahun 2022-2023 ini, kisaran rata-rata per bulan di angka 7 ribu-8 ribu pengunjung," kata Kades Sepakung, Ahmat Nuri.
Dijelaskan Khoirudin, pihaknya memanfaatkan bantuan sarpras pemprov tahun 2020, 2021, 2022 sebesar Rp 100 juta, Rp 200 juta dan Rp 150 juta untuk pembangunan talud, pengaspalan dan betonisasi.
"Hasil pembangunan fisik yang kami lakukan, Alhamdulillah masyarakat kini bisa menikmatinya. Bantuan bagi desa kami, adalah berkah bangkitnya ekonomi rakyat setelah sempat dihantam pandemi Covid-19," katanya.
Desa wisata di Desa Sepakung, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang, juga menerima manfaat dari program infrastruktur Ganjar yang membangun jalan dari Sepakung ke Puncak Telomoyo. Jalan sepanjang 4,97 kilometer itu dibangun menggunakan anggaran sebesar Rp 2,6 miliar.
Setelah jalan dibangun, dalam sebulan ada sekitar 8 ribu wisatawan berkunjung ke Puncak Telomoyo. Padahal, sebelum jalan Desa Sepakung ke Puncak Telomoyo dibangun, wisatawan yang berkunjung hanya sekitar 500 orang per bulan.
Jumlah kunjungan wisatawan semakin meningkat setelah jalan Desa Sepakung ke Puncak Telomoyo dibangun. Jumlah kunjungan wisatawan ke kawasan wisata Puncak Telomoyo, meningkat hingga 16 kali lipat.
Pendapatan Desa dari penjualan tiket masuk Puncak Telomoyo juga melonjak dari Rp. 7,5 juta per bulan menjadi rata-rata Rp. 120 juta tiap bulannya.
"Setelah itu kita dapat bantuan dari Pak Gubernur untuk membuka jalan dari Sepakung ke Puncak Telomoyo. Alhamdulillah, kami sangat berterima kasih sekali kepada Pak Gubernur, dengan bantuan tersebut sangat membantu warga kami. Karena setelah kami buka wisata Puncak Telomoyo untuk per bulan di tahun 2022-2023 ini, kisaran rata-rata per bulan di angka 7 ribu-8 ribu pengunjung," kata Kades Sepakung, Ahmat Nuri.
Lihat Juga :