Kemenparekraf Fasilitasi Inkubasi Program IndoStar bagi 50 Pelaku Bisnis Kuliner di Mancanegara

Rabu, 28 Juni 2023 - 17:33 WIB
Senada dengan Prof. Adji, Founder-CEO Holycow Group Afit Dwi Purwanto juga menyampaikan pandangan yang sama bahwa pengembangan bisnis kuliner Indonesia di luar negeri membutuhkan dukungan kuat dari pemerintah. Dibandingkan dengan negara-negara ASEAN lainnya seperti Thailand dan Vietnam, kuliner Indonesia masih tertinggal dalam persaingan di pasar global. “Kami prihatin terhadap masalah branding kuliner Indonesia yang masih kurang dikenal. Rendang, yang dianggap sebagai salah satu hidangan terlezat di dunia, masih belum begitu populer. Oleh karena itu, diperlukan sinergi yang kuat antara pemerintah dan pelaku bisnis kuliner, tidak hanya dalam hal bantuan permodalan, tetapi juga peningkatan kapasitas sumber daya manusia yang berkualitas” Ujar Afit.

Ketua Pokja Pembiayaan Teknologi Finansial dan Program Indonesia Spice Up the World Kemenparekraf, Indriani D. Laratu, dalam keterangannya mengatakan bahwa melalui kegiatan talkshow ini diharapkan para pelaku bisnis kuliner Indonesia bisa mendapatkan inspirasi dan wawasan yang lebih luas khususnya menghadapi tantangan dan menerapkan strategi pengembangan bisnis kuliner Indonesia di luar negeri. “Para peserta sangat antusias mengikuti acara ini, mereka mendapatkan insight dari para culinary expert. Selain strategi mendapatkan akses pembiayaan, ke depan kami akan fasilitasi pemberian materi terkait bagaimana cara meng-create money, penerapan digitalisasi bisnis, mengaplikasikan financial engineering seperti menghitung Cost of Goods Sold (COGS) dalam sebuah perusahaan,” ujar Indriani.

Baca juga: Beginilah Tampilan Terbaik Muslimah Ketika Hendak Salat Id

Program Indonesian Restaurant Fundraising (IndoStar) telah membuka pintu bagi pelaku bisnis kuliner Indonesia untuk meraih kesuksesan di pasar internasional. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia berharap bahwa melalui program IndoStar, bisnis kuliner Indonesia akan semakin berkembang dan serta dapat mendukung pencapaian program nasional Indonesia Spice Up the World khususnya percepatan pendirian 4.000 restoran Indonesia di Luar Negeri pada tahun 2024.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!