Pertamina Kembangkan Bahan Bakar Ramah Lingkungan untuk Pesawat Komersial

Sabtu, 29 Juli 2023 - 15:25 WIB
Pertamina melalui Research and Technology Innovation (RTI), Kilang Pertamina Internasional (KPI), dan Pertamina Patra Niaga (PPN) bersama dengan Direktorat Jenderal EBTKE Kementerian ESDM, Kementerian Perhubungan, ITB, APROBI, BPDPKS, Lemigas, BRIN, Garuda Indonesia dan Garuda Facility Maintenance secara intensif mengawal rangkaian uji produk SAF ini.

Baca Juga: Harga Mati, Putin Sebut Status Netral Ukraina Fundamental Bagi Rusia

Menurut Fadjar, Pertamina memproduksi SAF melalui metode co-processing yang memproduksi green-fuel melalui proses pengolahan bahan baku minyak nabati dengan minyak bumi secara bersamaan menjadi bioavtur. Produksi SAF saat ini dilakukan di RU IV Cilacap.

SAF dikembangkan sebagai salah satu upaya Pertamina menjalankan program transisi energi. Pengembangan ini juga menjadi upaya Pertamina untuk mencapai target NZE 2060, di mana seluruh lini bisnis Pertamina Group bersama-sama mengembangkan inovasi green fuel.

"Produk SAF ini dikembangkan bersama lintas fungsi dan Subholding Pertamina, serta diproduksi oleh Kilang Pertamina. Kami yakin melalui sinergi yang sudah terjalin ini akan terus melangkah ke depan dalam mengembangkan SAF sebagai tonggak utama dan pengembangan Biofuel atau Green Energy di Indonesia," tandasnya.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!