Kinerja BTPN Tetap Positif, Pertumbuhan Kredit Capai Rp150,5 Triliun
Rabu, 29 Juli 2020 - 06:11 WIB
Bank BTPN Tbk mencatat kinerja positif dengan kredit di kuartal dua 2020 yang mencapai Rp150,5 triliun atau berhasil tumbuh 5% secara tahunan (year on year) dibanding posisi akhir Juni 2019. Foto/Dok
JAKARTA - Bank BTPN Tbk mencatat kinerja positif dengan kredit di kuartal dua 2020 yang mencapai Rp150,5 triliun atau berhasil tumbuh 5% secara tahunan (year on year) dibanding posisi akhir Juni 2019. Penyaluran kredit dilakukan dengan semakin mengedepankan prinsip kehati-hatian agar mampu menghasilkan pertumbuhan yang berkualitas.
Pertumbuhan kredit didorong oleh penyaluran kredit di segmen korporasi yang tumbuh 18% dari Rp 75,2 triliun year on year menjadi Rp 88,6 triliun di akhir Juni 2020. Pembiayaan segmen korporasi yang merupakan pembiayaan jangka panjang; diantaranya untuk proyek ketahanan energi, ketahanan pangan dan infrastruktur, merupakan komitmen Bank BTPN terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia secara berkelanjutan.
Likuiditas Bank BTPN terjaga dengan baik diantaranya dengan kenaikan Dana Pihak Ketiga (DPK) menjadi Rp 101,4 triliun pada akhir Juni 2020, meningkat 4% dari periode yang sama tahun lalu. Kenaikan DPK ditopang oleh kenaikan jumlah deposito, meskipun pada kuartal II-2020 bunga deposito mengalami penurunan suku bunga sejalan dengan penurunan suku bunga acuan.
(Baca Juga: Jenius Punya Fitur Baru Bikin Transaksi Non-Tunai Lebih Simpel dan Aman )
Pertumbuhan kredit didorong oleh penyaluran kredit di segmen korporasi yang tumbuh 18% dari Rp 75,2 triliun year on year menjadi Rp 88,6 triliun di akhir Juni 2020. Pembiayaan segmen korporasi yang merupakan pembiayaan jangka panjang; diantaranya untuk proyek ketahanan energi, ketahanan pangan dan infrastruktur, merupakan komitmen Bank BTPN terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia secara berkelanjutan.
Likuiditas Bank BTPN terjaga dengan baik diantaranya dengan kenaikan Dana Pihak Ketiga (DPK) menjadi Rp 101,4 triliun pada akhir Juni 2020, meningkat 4% dari periode yang sama tahun lalu. Kenaikan DPK ditopang oleh kenaikan jumlah deposito, meskipun pada kuartal II-2020 bunga deposito mengalami penurunan suku bunga sejalan dengan penurunan suku bunga acuan.
(Baca Juga: Jenius Punya Fitur Baru Bikin Transaksi Non-Tunai Lebih Simpel dan Aman )
Lihat Juga :