Masuk Jebakan Utang China, Sri Lanka Dapat Dukungan dari Jepang

Rabu, 02 Agustus 2023 - 17:35 WIB
Sementara itu Beijing enggan menyetujui penangguhan utang dan sebaliknya, mereka pada awalnya justru menawarkan lebih banyak pinjaman sehingga membuat upaya untuk melunasi utang menjadi lebih lama. Langkah ' jebakan utang China ' tersebut yang tidak dapat diterima di bawah aturan bailout IMF.

Penundaan China menahan bailout IMF USD2,9 miliar yang akhirnya diberikan pada bulan Maret, hampir setahun setelah Kolombo gagal membayar utang luar negerinya sebesar USD46 miliar.

Sri Lanka membutuhkan persetujuan dari semua kreditor resmi dan mayoritas pemegang obligasi swasta untuk menarik angsuran IMF kedua sebesar USD330 juta pada bulan September.

Semulus Mungkin

Juru bicara kementerian luar negeri Jepang Yukiko Okano mengatakan kepada wartawan bahwa menyelesaikan beban utang Sri Lanka tetap menjadi prioritas mendesak untuk membuka pendanaan lebih lanjut terhadap pulau itu.

"Bagi kami sekarang yang penting adalah proses restrukturisasi utang ini akan berjalan secepat mungkin, semulus mungkin," kata Okano.

Dia menambahkan, Jepang telah diyakinkan bahwa semua kreditor bilateral akan ditawarkan "perlakuan yang sebanding".
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!