Jelang Rilis Data Resmi, Ekonom Proyeksi Ekonomi RI Tumbuh 5,09% di Triwulan II-2023
Senin, 07 Agustus 2023 - 09:17 WIB
Baca Juga: Inflasi Juli 2023 Naik Jadi 0,21%, BPS Ungkap Penyebabnya
Dari sisi pengeluaran, seluruh komponen mencatat pertumbuhan positif, termasuk belanja pemerintah yang mengalami kontraksi selama empat triwulan berturut-turut di tahun 2022.
"Konsumsi rumah tangga, dengan besaran lebih dari separuh perekonomian Indonesia, tumbuh 4,54% (yoy) di triwulan-I 2023, lebih tinggi dari triwulan sebelumnya," sambung Riefky.
Dia mencatat, hanya saja pertumbuhan investasi melambat di Triwulan-I 2023 dengan pertumbuhan hanya 2,11% (yoy), menurun dari 3,33% (yoy) di triwulan sebelumnya.
"Perbankan domestik menunjukkan indikator yang relatif kuat ditopang oleh likuiditas yang cukup memadai dan kualitas aset yang baik. Pada April 2023, rasio NPL masih stabil di level 2,53%," tambah Riefky.
Di Juli 2023, inflasi tercatat sebesar 3,08% (yoy), turun ke level terendahnya dalam 16 bulan terakhir seiring dengan tekanan inflasi yang surut lebih cepat dari yang diperkirakan.
Dari sisi pengeluaran, seluruh komponen mencatat pertumbuhan positif, termasuk belanja pemerintah yang mengalami kontraksi selama empat triwulan berturut-turut di tahun 2022.
"Konsumsi rumah tangga, dengan besaran lebih dari separuh perekonomian Indonesia, tumbuh 4,54% (yoy) di triwulan-I 2023, lebih tinggi dari triwulan sebelumnya," sambung Riefky.
Dia mencatat, hanya saja pertumbuhan investasi melambat di Triwulan-I 2023 dengan pertumbuhan hanya 2,11% (yoy), menurun dari 3,33% (yoy) di triwulan sebelumnya.
"Perbankan domestik menunjukkan indikator yang relatif kuat ditopang oleh likuiditas yang cukup memadai dan kualitas aset yang baik. Pada April 2023, rasio NPL masih stabil di level 2,53%," tambah Riefky.
Di Juli 2023, inflasi tercatat sebesar 3,08% (yoy), turun ke level terendahnya dalam 16 bulan terakhir seiring dengan tekanan inflasi yang surut lebih cepat dari yang diperkirakan.
Lihat Juga :