Wall Street Babak Belur Jelang Pengumuman Risalah The Fed

Rabu, 16 Agustus 2023 - 22:38 WIB
Sejumlah analis memproyeksikan pengetatan moneter melalui peningkatan suku bunga tidak akan kembali berlanjut. Namun, kekhawatiran yang timbul justru ukuran suku bunga saat ini masih akan bertahan lebih lama lagi.

"Memeng kekhawatirannya adalah Fed mungkin saja mempertahankan suku bunga yang tinggi ini lebih lama lagi untuk memastikan inflasi turun," kata Chief Investment Strategist CFRA Research, Sam Stovall, dilansir Reuters, Rabu (16/8/2023).

Sebagaimana diketahui, bursa saham AS mengalami fase koreksi, salah satunya indeks S&P 500 yang mendekam di level terendahnya dalam sebulan terakhir. Penguatan data ritel terakhir mengipasi kecemasan pasar bahwa suku bunga tinggi masih akan bertahan lebih lama.

Baca juga: 4 Fakta Film Korea Necessary for This Planet, Reuni Kim Tae-Ri dan Hong Kyung setelah Revenant

Di sisi lain, lembaga pemeringkat kredit seperti Fitch yang memangkas peringkat surat utang AS juga dinilai semakin membebani sentimen di instrumen efek.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!