Usul Penyaluran Bansos Beras ke 21,353 Juta KPM Dipercepat, Begini Alasan Bapanas

Senin, 28 Agustus 2023 - 15:21 WIB
Dari ratas tersebut akan diusulkan kepada Presiden agar penyaluran bansos beras dimajukan dari jadwal sebelumnya. Adapun waktu awal yang ditentukan adalah Oktober, November, Desember tahun ini.

"Jadi nanti dalam waktu dekat, Pak Dirut (Bulog), saya, dan beberapa Menteri terkait meminta untuk rapat terbatas, approval (persetujuan) dari Presiden supaya dimajukan (penyaluran bansos)," ujar Arief saat ditemui di Pasar Perumnas Klender, Jakarta Timur, Senin (28/8/2023).

Menurutnya, bansos beras untuk 21,353 juta KPM segera disalurkan, lantaran pada tiga bulan terakhir tahun ini produksi beras di tingkat petani mengalami penurunan signifikan. "Tapi, apabila hari ini memang gabah kering panen itu kurang, kita akan lakukan intervensi lebih awal," kata dia.

Namun Arief memastikan, Perum Bulog memiliki stok cadangan beras pemerintah (CBP) sebesar 1,6 juta ton yang sebagiannya bisa dialokasikan untuk bansos beras. Dia berhitung, dari total CBP mencapai 1,6 juta ton, maka 640.000 ton di antaranya dapat digunakan pemerintah untuk menyalurkan bantuan sosial, sehingga masih tersisa 1,2 juta ton.

"Kalau cadangan kita 1,6 juta ton, berarti masih ada 1,2 juta ton, masuk lagi 400.000 ton (beras impor), berarti kita punya 1,6 juta ton lagi, jadi kita selalu top up ya, stok Bulog itu kita naikan stoknya," tuturnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!