Peduli Lingkungan, Harita Nickel Ajak Anak Muda Tanam Mangrove
Senin, 11 September 2023 - 09:51 WIB
Ketua Bidang IV OASE-KIM/ penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenko Marves, Devi Luhut Panjaitan turut hadir dan berinteraksi dengan puluhan pelajar yang meramaikan acara. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Sekretaris Kemenko Marves Ayodhia G. L. Kalake, Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan Lingkungan dan Kehutanan (PLK) Kemenko Marves Nani Hendiarti dan Penasihat Khusus Menko (PKM) Marves Laksamana TNI (Purn) Prof. Dr. Marsetio.
Baca Juga: Harita Nickel Kontributor Terbesar PAD Sektor Ketenagakerjaan Halsel
Dalam sambutannya, Deputi PLK Nani Hendiarti menekankan pentingnya para siswa mempelajari pelestarian lingkungan sejak dini melalui kurikulum sekolah. “Hal ini akan lebih bagus lagi jika sekolah memasukkan kegiatan menanam pohon seperti mangrove atau pohon-pohon produktif lainnya dalam kegiatan rutin sekolah. Ini dapat menjadi inisiasi dini revolusi mental, agar menjaga kelestarian alam menjadi bagian dari budaya kita,” pesan Nani.
Mangrove menjadi penting karena tidak hanya menjaga pesisir dari bencana alam, tapi juga berfungsi menjadi sumber kehidupan dan makanan biota laut lainnya seperti ikan, udang dan kepiting.
Disinilah peran perempuan terhadap keberhasilan program rehabilitasi mangrove juga tidak bisa dianggap enteng. Saat ini, ibu-ibu nelayan dengan pembinaan PKK ikut menanam mangrove dan mengolah produk mangrove menjadi sirup, kerupuk, pewarna batik dan lain sebagainya.
Baca Juga: Harita Nickel Kontributor Terbesar PAD Sektor Ketenagakerjaan Halsel
Dalam sambutannya, Deputi PLK Nani Hendiarti menekankan pentingnya para siswa mempelajari pelestarian lingkungan sejak dini melalui kurikulum sekolah. “Hal ini akan lebih bagus lagi jika sekolah memasukkan kegiatan menanam pohon seperti mangrove atau pohon-pohon produktif lainnya dalam kegiatan rutin sekolah. Ini dapat menjadi inisiasi dini revolusi mental, agar menjaga kelestarian alam menjadi bagian dari budaya kita,” pesan Nani.
Mangrove menjadi penting karena tidak hanya menjaga pesisir dari bencana alam, tapi juga berfungsi menjadi sumber kehidupan dan makanan biota laut lainnya seperti ikan, udang dan kepiting.
Disinilah peran perempuan terhadap keberhasilan program rehabilitasi mangrove juga tidak bisa dianggap enteng. Saat ini, ibu-ibu nelayan dengan pembinaan PKK ikut menanam mangrove dan mengolah produk mangrove menjadi sirup, kerupuk, pewarna batik dan lain sebagainya.
Lihat Juga :