Airlangga Tekankan Pentingnya Critical Mineral Bagi Masa Depan Indonesia
Kamis, 14 September 2023 - 13:27 WIB
Airlangga juga menyampaikan bahwa Indonesia telah kembali masuk dalam upper-middle income country berdasarkan data Bank Dunia yang diperbarui pada Juli 2023 dengan pendapatan per kapita USD4.580. Lebih jauh, pemerintah Indonesia juga saat ini telah menyatakan intensi untuk menjadi anggota OECD.
"Critical minerals itu menjadi pembicaraan seluruh pemimpin dunia berbagai blok. Apakah itu di G20, apakah di EU. Tetapi Indonesia memastikan bahwa dengan critical minerals, kita way ahead dari dunia. Ini adalah the next game changing daripada global. Karena kenapa critical minerals itu menjadi kunci untuk renewable energy. Untuk baterai, tidak ada teknologi renewable tanpa baterai," jelas Airlangga.
Baca Juga: Airlangga Optimistis Ekonomi Digital ASEAN Bisa Tembus USD2 Triliun
Dia mengatakan untuk menjaga prospek ekonomi Indonesia agar semakin baik dan kuat, Pemerintah telah mengimplementasikan berbagai strategi kebijakan di antaranya yakni implementasi Undang-Undang Cipta Kerja termasuk reformasi perizinan berusaha berbasis risiko, penguatan daya beli dan pengendalian inflasi, penguatan daya saing dan nilai tambah industri, pemberdayaan UMKM, mendorong ekspor dan menjaga resiliensi sektor eksternal, peningkatan produktivitas SDM, pemerataan pembangunan dan konektivitas, serta peningkatan kerja sama internasional.
"Kemudian juga kita melihat bahwa sekarang, hari ini Indonesia sangat dipandang dalam kancah global, baik di tingkat ASEAN maupun di G20. Oleh karena itu, momentum untuk investasi kembali masuk. Dan yang bisa invest adalah the campion of the champion yang ada di ruang ini. Ini kan asosiasi emiten dari perusahaan terbesar, terbaik di sektornya masing-masing. Nah, inilah yang saya berharap atau Pemerintah berharap bahwa dengan confident-nya untuk terus melakukan investasi melalui pasar modal. Saya yakin ekonomi Indonesia terus tumbuh," tutur Airlangga.
"Critical minerals itu menjadi pembicaraan seluruh pemimpin dunia berbagai blok. Apakah itu di G20, apakah di EU. Tetapi Indonesia memastikan bahwa dengan critical minerals, kita way ahead dari dunia. Ini adalah the next game changing daripada global. Karena kenapa critical minerals itu menjadi kunci untuk renewable energy. Untuk baterai, tidak ada teknologi renewable tanpa baterai," jelas Airlangga.
Baca Juga: Airlangga Optimistis Ekonomi Digital ASEAN Bisa Tembus USD2 Triliun
Dia mengatakan untuk menjaga prospek ekonomi Indonesia agar semakin baik dan kuat, Pemerintah telah mengimplementasikan berbagai strategi kebijakan di antaranya yakni implementasi Undang-Undang Cipta Kerja termasuk reformasi perizinan berusaha berbasis risiko, penguatan daya beli dan pengendalian inflasi, penguatan daya saing dan nilai tambah industri, pemberdayaan UMKM, mendorong ekspor dan menjaga resiliensi sektor eksternal, peningkatan produktivitas SDM, pemerataan pembangunan dan konektivitas, serta peningkatan kerja sama internasional.
"Kemudian juga kita melihat bahwa sekarang, hari ini Indonesia sangat dipandang dalam kancah global, baik di tingkat ASEAN maupun di G20. Oleh karena itu, momentum untuk investasi kembali masuk. Dan yang bisa invest adalah the campion of the champion yang ada di ruang ini. Ini kan asosiasi emiten dari perusahaan terbesar, terbaik di sektornya masing-masing. Nah, inilah yang saya berharap atau Pemerintah berharap bahwa dengan confident-nya untuk terus melakukan investasi melalui pasar modal. Saya yakin ekonomi Indonesia terus tumbuh," tutur Airlangga.
(nng)
Lihat Juga :