Mak Ganjar Bangun Sumur Bor yang Dinantikan Warga Desa Puluhan Tahun
Jum'at, 15 September 2023 - 08:30 WIB
Mak Ganjar membangun sumur bor di Dusun Sinar Menanga, Desa Gunung Agung, Kecamatan Sekampung Udik, Kabupaten Lampung Timur, Lampung, Kamis (14/9/2023). FOTO/dok.SINDOnews
LAMPUNG - Sukarelawan Mak Ganjar cepat tanggap menanggulangi krisis air bersih akibat dari kemarau panjang yang terjadi di beberapa wilayah Indonesia.
Loyalis bakal calon presiden (bacapres) Ganjar Pranowo ini membangun sumur bor di Dusun Sinar Menanga, Desa Gunung Agung, Kecamatan Sekampung Udik, Kabupaten Lampung Timur, Lampung, Kamis (14/9/2023).
Koordinator Wilayah (Korwil) Mak Ganjar Lampung Noor Nadhia mengatakan ratusan warga di desa tersebut sudah lama kesulitan mendapatkan air bersih karena terbatasnya akses untuk mendapatkannya. Mereka harus pergi ke sungai yang juga kekeringan karena terdampak kemarau panjang.
"Yang melatarbelakangi dibangunnya sumur bor di desa ini pertama karena desa ini sangat kering dan tandus. Tekstur tanahnya berpasir. Kedua, memang kesediaan air bersih di sini sangat kurang," ungkapnya di sela-sela peresmian sumur bor.
Baca Juga: Ekonom UGM Ungkap Tiga Spirit Ganjar Majukan Indonesia
Nadhia mengatakan, sebelum ada sumur bor, saat musim kemarau, mereka mengambil air dari sungai terdekat yang airnya tidak layak konsumsi.
"Pembangunan sumur bor ini sebagai bantuan air bersih karena sangat kurang sekali air bersih di sini. Selama ini mereka mengonsumsi air yang kurang layak," ucapnya.
Loyalis bakal calon presiden (bacapres) Ganjar Pranowo ini membangun sumur bor di Dusun Sinar Menanga, Desa Gunung Agung, Kecamatan Sekampung Udik, Kabupaten Lampung Timur, Lampung, Kamis (14/9/2023).
Koordinator Wilayah (Korwil) Mak Ganjar Lampung Noor Nadhia mengatakan ratusan warga di desa tersebut sudah lama kesulitan mendapatkan air bersih karena terbatasnya akses untuk mendapatkannya. Mereka harus pergi ke sungai yang juga kekeringan karena terdampak kemarau panjang.
"Yang melatarbelakangi dibangunnya sumur bor di desa ini pertama karena desa ini sangat kering dan tandus. Tekstur tanahnya berpasir. Kedua, memang kesediaan air bersih di sini sangat kurang," ungkapnya di sela-sela peresmian sumur bor.
Baca Juga: Ekonom UGM Ungkap Tiga Spirit Ganjar Majukan Indonesia
Nadhia mengatakan, sebelum ada sumur bor, saat musim kemarau, mereka mengambil air dari sungai terdekat yang airnya tidak layak konsumsi.
"Pembangunan sumur bor ini sebagai bantuan air bersih karena sangat kurang sekali air bersih di sini. Selama ini mereka mengonsumsi air yang kurang layak," ucapnya.
Lihat Juga :