Bahlil Jamin 28 September Bukan Batas Akhir Pengosongan Tanah di Rempang
Senin, 25 September 2023 - 14:41 WIB
Menteri Investasi Bahlil Lahadalia memastikan, bahwa tanggal 28 September 2023 bukan batas akhir pengosongan untuk warga Pulau Rempang, Batam, Kepulauan Riau untuk proyek strategis nasional (PSN) Rempang Eco City. Foto/Dok
JAKARTA - Menteri Investasi atau Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia memastikan bahwa tanggal 28 September 2023 bukan batas akhir pengosongan untuk warga Pulau Rempang , Batam, Kepulauan Riau untuk proyek strategis nasional (PSN) Rempang Eco City.
Baca Juga: Luhut Bilang Jangan Main Cabut Soal PSN Rempang Eco-City
Hal tersebut disampaikan Bahlil usai menghadiri rapat terbatas (Ratas) mengenai polemik Pulau Rempang yang dipimpin oleh Presiden Jokowi pada hari Senin (25/9/2023).
"Enggak enggak enggak. Jadi jangan salah persepsi. Ini kan masih bagian dari proses sosialisasi. Saya sudah menyampaikan bahwa ini saudara-saudara kita nanti kita akan tentukan tanggalnya. Yang jelas harus dengan cara-cara yang soft," kata Bahlil di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.
Bahlil menjelaskan, bahwa warga Rempang tersebut hanya digeser beberapa kilometer dari kampung-kampung yang sebelumnya mereka tinggali. Baca Juga: Luhut Berharap Investasi Xinyi di Rempang Tak Minggat ke Negara Lain
"Kita geser dari kampung-kampung itu ke kampung tanjung banun. Jadi ada lima kampung yang kena, yaitu Blongkeng, Pasir Panjang, Sembulan Tanjung, Pasir Merah, Sembulan Hulu kita geser ke Tanjung Banun yang lokasinya tidak lebih dari 3 kilometer," jelasnya.
Baca Juga: Luhut Bilang Jangan Main Cabut Soal PSN Rempang Eco-City
Hal tersebut disampaikan Bahlil usai menghadiri rapat terbatas (Ratas) mengenai polemik Pulau Rempang yang dipimpin oleh Presiden Jokowi pada hari Senin (25/9/2023).
"Enggak enggak enggak. Jadi jangan salah persepsi. Ini kan masih bagian dari proses sosialisasi. Saya sudah menyampaikan bahwa ini saudara-saudara kita nanti kita akan tentukan tanggalnya. Yang jelas harus dengan cara-cara yang soft," kata Bahlil di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.
Bahlil menjelaskan, bahwa warga Rempang tersebut hanya digeser beberapa kilometer dari kampung-kampung yang sebelumnya mereka tinggali. Baca Juga: Luhut Berharap Investasi Xinyi di Rempang Tak Minggat ke Negara Lain
"Kita geser dari kampung-kampung itu ke kampung tanjung banun. Jadi ada lima kampung yang kena, yaitu Blongkeng, Pasir Panjang, Sembulan Tanjung, Pasir Merah, Sembulan Hulu kita geser ke Tanjung Banun yang lokasinya tidak lebih dari 3 kilometer," jelasnya.
Lihat Juga :