Nikmati Konsesi Rp109 Triliun, Maspion Gandeng DP World Garap Terminal Peti Kemas 3 Juta TEUs
Selasa, 03 Oktober 2023 - 09:20 WIB
Salah satu terminal peti kemas DP World. Foto/DPWorld
JAKARTA - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mendukung kolaborasi antara DP World Dubai dengan Maspion Group untuk memulai pembangunan terminal peti kemas berkapasitas 3 juta TEUs di Jawa Timur. Pembangunan terminal ini ditandai dengan Penandatanganan Perjanjian Konsesi Pelabuhan dan Peluncuran Proyek Terminal Peti Kemas Jawa Timur DP World - Maspion, pada Senin (2/10/2023), di kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta.
Baca juga: Menhub Apresiasi Kinerja PIS, Mampu Bersaing di Tingkat Global
“Indonesia kini terus menjadi negara tujuan para investor global, khususnya di bidang infrastruktur. Kemitraan ini diharapkan akan mempercepat kemajuan perekonomian nasional,” ujar Menhub dalam keterangan tertulis, Selasa (3/10/2023).
Menhub menyebut, terminal peti kemas di Jawa Timur akan menjadi terminal kelas dunia yang berfungsi strategis sebagai jalur perdagangan penting yang menjembatani perusahaan Indonesia dengan pasar regional dan global.
Dalam perjanjian konsesi ini, pemerintah memberikan hak konsesi kepada PT Pelabuhan Indonesia Maspion untuk melakukan kegiatan pengusahaan terminal peti kemas di Gresik, Jawa Timur. Total nilai aset yang dikonsesikan Rp109,51 triliun dengan masa konsesi selama 71 tahun dengan fee konsesi 3%.
Sementara, nilai investasi pembangunan pelabuhan peti kemas ini diperkirakan USD1,2 miliar dolar AS atau setara dengan Rp18 triliun (kurs Rp15.000).
Baca juga: Menhub Apresiasi Kinerja PIS, Mampu Bersaing di Tingkat Global
“Indonesia kini terus menjadi negara tujuan para investor global, khususnya di bidang infrastruktur. Kemitraan ini diharapkan akan mempercepat kemajuan perekonomian nasional,” ujar Menhub dalam keterangan tertulis, Selasa (3/10/2023).
Menhub menyebut, terminal peti kemas di Jawa Timur akan menjadi terminal kelas dunia yang berfungsi strategis sebagai jalur perdagangan penting yang menjembatani perusahaan Indonesia dengan pasar regional dan global.
Dalam perjanjian konsesi ini, pemerintah memberikan hak konsesi kepada PT Pelabuhan Indonesia Maspion untuk melakukan kegiatan pengusahaan terminal peti kemas di Gresik, Jawa Timur. Total nilai aset yang dikonsesikan Rp109,51 triliun dengan masa konsesi selama 71 tahun dengan fee konsesi 3%.
Sementara, nilai investasi pembangunan pelabuhan peti kemas ini diperkirakan USD1,2 miliar dolar AS atau setara dengan Rp18 triliun (kurs Rp15.000).
Lihat Juga :