Inflasi Rendah, Konsumen Masih Menunda Belanja
Senin, 03 Agustus 2020 - 21:44 WIB
Sementara itu, pendorong inflasi sepanjang bulan Juli yang lalu adalah inflasi inti yang didorong oleh kenaikan tarif pendidikan serta kenaikan harga emas pada bulan Juli sebesar 10,34%, akibat kenaikan harga komoditas emas global, disertai dengan pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap dolar AS. (Baca juga: Lelang The Tale of Two Oranges Berhasil Kumpulkan Rp312,5 Juta untuk Pendidikan )
Secara keseluruhan, kata Josua, dengan tekanan inflasi yang rendah tersebut mengindikasikan tingkat konsumsi masyarakat cenderung masih dalam tren menurun dari awal tahun hingga awal kuartal III tahun 2020 ini.
Bagi konsumen masyarakat berpenghasilan menengah dan menengah ke bawah terkena dampak yang signifikan dari kebijakan PSBB di berbagai daerah yakni penurunan pendapatan karena sebagian masyarakat berpenghasilan menengah bekerja di sektor non-formal tidak dapat mencari nafkah.
"Ini krena peraturan PSBB dan sebagian yang bekerja di sektor formal pun mengalami PHK atau dirumahkan oleh perusahaan sehingga pada akhirnya mendorong penurunan pengeluaran," jelas Josua.
Sementara itu, perilaku konsumsi dari konsumen masyarakat berpenghasilan menengah ke atas juga menahan konsumsi dan bahkan cenderung menabung mempertimbangkan kondisi kasus Covid-19 yang masih dalam tren meningkat dan vaksin Covid-19 yang masih dalam tahap pengujian.
Secara keseluruhan, kata Josua, dengan tekanan inflasi yang rendah tersebut mengindikasikan tingkat konsumsi masyarakat cenderung masih dalam tren menurun dari awal tahun hingga awal kuartal III tahun 2020 ini.
Bagi konsumen masyarakat berpenghasilan menengah dan menengah ke bawah terkena dampak yang signifikan dari kebijakan PSBB di berbagai daerah yakni penurunan pendapatan karena sebagian masyarakat berpenghasilan menengah bekerja di sektor non-formal tidak dapat mencari nafkah.
"Ini krena peraturan PSBB dan sebagian yang bekerja di sektor formal pun mengalami PHK atau dirumahkan oleh perusahaan sehingga pada akhirnya mendorong penurunan pengeluaran," jelas Josua.
Sementara itu, perilaku konsumsi dari konsumen masyarakat berpenghasilan menengah ke atas juga menahan konsumsi dan bahkan cenderung menabung mempertimbangkan kondisi kasus Covid-19 yang masih dalam tren meningkat dan vaksin Covid-19 yang masih dalam tahap pengujian.
Lihat Juga :