Sudah Diresmikan, Utang Kereta Cepat dari China Rp8,3 Triliun Malah Belum Cair

Senin, 09 Oktober 2023 - 17:37 WIB
"Terakhir di bawah 4%, kisarannya di kisar 3%-lah. Saya lupa ya, tapi antara 3-3,5%," jelas Tiko.

Terkait pinjaman itu pun akan dicatatkan sebagai utang PT KAI (Persero) dan PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC). Tiko memastikan utang Whoosh tidak dilunasi dengan menggunakan anggaran pendapatan belanja negara (APBN), melainkan melalui kas KAI dan hasil penjualan tiket kereta cepat.

"Saya mau tekankan sumber pembayarannya tiket juga, jadi bukan ditanggung rakyat Indonesia. Kan KAI juga perusahaan sehat, jadi bukan utang itu ditanggung masyarakat Indonesia, ada korporasi dan ada penjualan tiket. Jadi itu narasi yang salah," katanya.

Baca juga: Jejak Pendidikan 3 Capres 2024, Ganjar, Anies, dan Prabowo, Ada yang Satu Kampus Loh!

Operasional kereta cepat diresmikan oleh Presiden Jokowi pada 2 Oktober kemarin. Selain operasionalnya, Jokowi juga meresmikan logo dan nama Whoosh.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!