Konflik Hamas vs Israel Bikin Rupiah Kian Melemah ke Rp15.738
Selasa, 10 Oktober 2023 - 16:01 WIB
Dari Amerika sejumlah pejabat The Fed yang akan menyampaikan pidato pada Selasa malam, menjelang rilis risalah pertemuan kebijakan moneter September pada hari Rabu dan kemudian data CPI AS pada hari Kamis. Data CPI diperkirakan akan menunjukkan penurunan tahunan sebesar 5,0%.
Dari sentimen internal, Bank Indonesia (BI) melaporkan Survei Konsumen September 2023 menurun tipis. Hal tersebut terindikasi dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) September 2023 sebesar 121,7, lebih rendah dibandingkan dengan 125,2 pada Agustus 2023 meskipun berada pada zona optimistis.
Pada September 2023, keyakinan konsumen terjadi penurunan optimisme terutama pada responden dengan pengeluaran Rp2,1-3 juta. Di samping itu, berdasarkan usia, keyakinan konsumen pada September 2023 juga terpantau optimistis pada seluruh kategori usia responden.
Baca juga: Baba Vanga: Konflik Hamas-Israel Akan Picu Perang Besar Umat Islam
"Berdasarkan sentimen di atas, mata uang rupiah untuk perdagangan besok diprediksi bergerak fluktuatif dan cenderung ditutup kembali melemah di rentang Rp15.720-Rp15.770," tandas Ibrahim.
Dari sentimen internal, Bank Indonesia (BI) melaporkan Survei Konsumen September 2023 menurun tipis. Hal tersebut terindikasi dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) September 2023 sebesar 121,7, lebih rendah dibandingkan dengan 125,2 pada Agustus 2023 meskipun berada pada zona optimistis.
Pada September 2023, keyakinan konsumen terjadi penurunan optimisme terutama pada responden dengan pengeluaran Rp2,1-3 juta. Di samping itu, berdasarkan usia, keyakinan konsumen pada September 2023 juga terpantau optimistis pada seluruh kategori usia responden.
Baca juga: Baba Vanga: Konflik Hamas-Israel Akan Picu Perang Besar Umat Islam
"Berdasarkan sentimen di atas, mata uang rupiah untuk perdagangan besok diprediksi bergerak fluktuatif dan cenderung ditutup kembali melemah di rentang Rp15.720-Rp15.770," tandas Ibrahim.
(uka)
Lihat Juga :