Genjot Pemulihan Ekonomi, Pemerintah Keluarkan Berbagai Jurus
Selasa, 04 Agustus 2020 - 16:11 WIB
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
JAKARTA - Pemerintah kembali menegaskan akan memperpanjang bantuan sosial (bansos) . Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartato mengatakan, bansos ini akan diperpanjang hingga tahun 2021, dan secara bertahap akan mulai dikurangi pada tahun 2022. Selain itu, usaha dan industri padat karya akan terus didorong hingga tahun 2022.
"Kita akan melakukan restrukturisasi usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Selain itu, penempatan dana dan penjaminan juga terus dilakukan agar sektor riil dapat bergerak," kata Airlangga di Jakarta, Selasa (4/8/2020).
Dia melanjutkan, dana yang ditempatkan di Himbara berjumlah Rp30 triliun. Sementara dana yang sudah disalurkan senilai Rp43,17 triliun kepada penerima sebanyak 519.797 debitur. ( Baca juga:Terkam Warga, Buaya Sungai Kayu Besi Seberat 500 Kg Bakal Dipotong )
Selain di bank-bank Himbara, pemerintah juga sudah menempakan dana di empat bank pembangunan daerah (BPD) guna mengakselerasi pertumbuhan ekonomi di daerah.
"Kita akan melakukan restrukturisasi usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Selain itu, penempatan dana dan penjaminan juga terus dilakukan agar sektor riil dapat bergerak," kata Airlangga di Jakarta, Selasa (4/8/2020).
Dia melanjutkan, dana yang ditempatkan di Himbara berjumlah Rp30 triliun. Sementara dana yang sudah disalurkan senilai Rp43,17 triliun kepada penerima sebanyak 519.797 debitur. ( Baca juga:Terkam Warga, Buaya Sungai Kayu Besi Seberat 500 Kg Bakal Dipotong )
Selain di bank-bank Himbara, pemerintah juga sudah menempakan dana di empat bank pembangunan daerah (BPD) guna mengakselerasi pertumbuhan ekonomi di daerah.
Lihat Juga :