Bank Mandiri dan BCA Ungkap Penyebab BI Naikkan Suku Bunga Jadi 6%
Jum'at, 20 Oktober 2023 - 21:54 WIB
Rudi melanjutkan, Bank Mandiri juga memproyeksikan bisnis akan tetap tumbuh mengingat secara umum perbankan masih memiliki likuiditas yang cukup untuk melanjutkan ekspansi bisnis sejalan dengan laju perekonomian yang didukung oleh kebijakan fiskal pemerintah.
"Dengan fokus pada penguatan ekosistem serta didukung oleh digitalisasi yang menyeluruh pada bisnis Bank Mandiri, kami optimistis target pertumbuhan kredit Bank Mandiri masih dapat tercapai di kisaran 10-12% dengan tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian," jelas Rudi.
Senada, Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk (BCA) Jahja Setiaatmadja berpendapat bahwa langkah BI menaikkan suku bunga merupakan langkah yang tepat untuk menjaga nilai rupiah.
"Kalau kita lihat, rupiah sempat menguat ke Rp14.600, kemudian kembali melemah ke Rp15.600. Bahkan tadi pagi mencapai Rp15.800. Mungkin itu yang menyebabkan BI menaikkan suku bunga," kata Jahja.
Meski demikian, Jahja juga mengatakan bahwa BI tidak bisa terus-terusan merilis kebijakan intervensi, karena dapat mengurangi devisa. Terlebih, bank sentral AS, The Fed, diperkirakan juga masih akan terus menaikan suku bunga sampai 2024 guna mencapai target inflasi 2%.
Soal suku bunga dasar kredit (SBDK), dia menuturkan, BCA secara dana pihak ketiga (DPK) terbesarnya yakni dari rekening giro dan tabungan. Giro tabungan relatif tidak terlalu banyak diubah, khususnya untuk tabungan.
"Dengan fokus pada penguatan ekosistem serta didukung oleh digitalisasi yang menyeluruh pada bisnis Bank Mandiri, kami optimistis target pertumbuhan kredit Bank Mandiri masih dapat tercapai di kisaran 10-12% dengan tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian," jelas Rudi.
Senada, Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk (BCA) Jahja Setiaatmadja berpendapat bahwa langkah BI menaikkan suku bunga merupakan langkah yang tepat untuk menjaga nilai rupiah.
"Kalau kita lihat, rupiah sempat menguat ke Rp14.600, kemudian kembali melemah ke Rp15.600. Bahkan tadi pagi mencapai Rp15.800. Mungkin itu yang menyebabkan BI menaikkan suku bunga," kata Jahja.
Meski demikian, Jahja juga mengatakan bahwa BI tidak bisa terus-terusan merilis kebijakan intervensi, karena dapat mengurangi devisa. Terlebih, bank sentral AS, The Fed, diperkirakan juga masih akan terus menaikan suku bunga sampai 2024 guna mencapai target inflasi 2%.
Soal suku bunga dasar kredit (SBDK), dia menuturkan, BCA secara dana pihak ketiga (DPK) terbesarnya yakni dari rekening giro dan tabungan. Giro tabungan relatif tidak terlalu banyak diubah, khususnya untuk tabungan.
Lihat Juga :