Aturan Pembelian Pertalite Belum juga Nongol, Ini Penjelasan Menteri ESDM
Jum'at, 20 Oktober 2023 - 23:15 WIB
Selain itu, Arifin juga menuturkan, pembatasan BBM bersubsidi juga mendesak dilakukan lantaran harga minyal mentah dunia saat ini tengah bergejolak imbas konflik Hamas dan Israel di Timur Tengah.
"Harusnya dievaluasi lebih dalam, kalau enggak ya jebol. Sekarang minyak sudah USD92 (per barel), jadi memang sekarang pengawasan yang harus kita (tingkatkan) dan imbauan. Supaya yang bisa beli Pertamax, belilah Pertamax, jangan hijrah," paparnya.
Baca juga: Mengapa Allah Tidak Binasakan Zionis Israel? Ternyata Ini Alasannya
Sebelummnya, Arifin juga mengimbau para konsumen mampu untuk tetap membeli BBM sesuai dengan jenis kendaraan yang dimiliki. Diakuinya, ia juga tidak ingin apabila semua konsumen lari ke Pertalite karena harganya paling murah.
"Harusnya dievaluasi lebih dalam, kalau enggak ya jebol. Sekarang minyak sudah USD92 (per barel), jadi memang sekarang pengawasan yang harus kita (tingkatkan) dan imbauan. Supaya yang bisa beli Pertamax, belilah Pertamax, jangan hijrah," paparnya.
Baca juga: Mengapa Allah Tidak Binasakan Zionis Israel? Ternyata Ini Alasannya
Sebelummnya, Arifin juga mengimbau para konsumen mampu untuk tetap membeli BBM sesuai dengan jenis kendaraan yang dimiliki. Diakuinya, ia juga tidak ingin apabila semua konsumen lari ke Pertalite karena harganya paling murah.
(uka)
Lihat Juga :