3 BUMN Lego Senjata ke Junta Myanmar, Staf Erick: Kalau Gak Langsung, Kita Gak Bisa Apa-apa
Jum'at, 27 Oktober 2023 - 07:08 WIB
Senjata buatan Pindad diduga dijual ke Junta Militer Myanmar. Foto/Dok
JAKARTA - Kementerian Badan Usaha Milik Negara ( BUMN ) menunggu hasil investigasi Ombudsman RI perihal dugaan tiga anggota holding BUMN pertahanan (Defend ID) memasok senjata api secara ilegal kepada Junta Militer Myanmar. Ketiga anggota Defend ID yang dimaksud adalah PT Pindad (Persero), PT PAL Indonesia (Persero), dan PT Dirgantara Indonesia (Persero) atau PTDI.
Baca juga: Ahok Sebut Rosan Roeslani Sudah Undur Diri dari Wakomut Pertamina
Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga, memastikan suplai alat utama sistem senjata (alutsista) tidak secara langsung dilakukan oleh ketiga perusahaan pelat merah di sektor pertahanan tersebut.
Diduga bahwa transaksi dilakukan oleh buyer atau pihak kedua yang sudah membeli senjata api dari BUMN sebelumnya. Meski demikian Kementerian BUMN masih menunggu hasil investigasi yang dilakukan Ombudsman.
Baca juga: Ahok Sebut Rosan Roeslani Sudah Undur Diri dari Wakomut Pertamina
Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga, memastikan suplai alat utama sistem senjata (alutsista) tidak secara langsung dilakukan oleh ketiga perusahaan pelat merah di sektor pertahanan tersebut.
Diduga bahwa transaksi dilakukan oleh buyer atau pihak kedua yang sudah membeli senjata api dari BUMN sebelumnya. Meski demikian Kementerian BUMN masih menunggu hasil investigasi yang dilakukan Ombudsman.
Lihat Juga :