Amsyong, Realisasi Investasi Hulu Migas Baru Capai USD5,6 M Imbas Pandemi

Rabu, 05 Agustus 2020 - 17:28 WIB
"Tapi sekarang sudah mulai rebound lagi menyentuh angka USD40 per barel dari sebelumnya Mei sekitar USD26 per barel," ungkapnya. (Baca juga: Data Ekonomi Kuartal II/2020 Bisa Jadi Bumerang Bagi Kurs Rupiah )

Dari sisi penerimaan migas, karena adanya revisi APBN 2020, tercatat baru 74% dari target Rp56,41 triliun. Sementara untuk lifting migas saat ini mencapai sekitar 713.000 barel minyak per hari (BOPD) dan dinilai memenuhi target lifting migas 2020.

Ego menuturkan, Kementerian ESDM akan terus berupaya menjaga agar investasi dan bisnis aktivitas migas tetap berjalan positif. Meski pada kuartal II/2020 pertumbuhan ekonomi Indonesia minus, Kementerian ESDM terus aktif menggairahkan ekonomi dengan kegiatan yang berhubungan dengan masyarakat. (Baca juga: Ekonomi RI Minus 5,32%, Terparah Sejak Tahun 1999 )

"Kami berusaha sekuat mungkin agar tidak ada PHK di industri hulu migas ini. Dalam rangka meningkatkan investasi, kami juga mendengar aspirasi dan masukan dari para stakeholder dan memberikan kepastian hukum," tandasnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!