Janji Ganjar-Mahfud: Turunkan Kemiskinan 2,5% dan Gulirkan Dana Abadi Sosial
Senin, 30 Oktober 2023 - 18:39 WIB
Baca Juga: Silaturahmi dengan Rois Syuriah PWNU DKI, Ganjar Disematkan Sapaan 'Gus Im' dan Disebut Presiden
Pasangan yang didukung oleh PDIP, PPP, Partai Hanura, dan Partai Perindo bertujuan mengurangi tingkat kemiskinan menjadi 2,5 persen dan menghilangkan kemiskinan ekstrem sepenuhnya.
Mereka menyatakan niat mereka untuk mencapai target pengurangan kemiskinan dengan transparan dan berkelanjutan. Selain itu, mereka berencana mempercepat penghapusan kemiskinan melalui koordinasi program antara pemerintah pusat dan daerah, serta optimalisasi penggunaan dana di luar APBN.
"Kami bertekad menjalankan amanat tersebut dengan target pengurangan kemiskinan yang jelas dan progresif,” yang tertulis dalam visi misi Ganjar-Mahfud.
Selain mengenai penurunan tingkat kemiskinan, Ganjar-Mahfud bersumpah untuk meningkatkan jumlah keluarga yang mendapatkan manfaat dari Program Keluarga Harapan (PKH). Mereka berencana untuk meningkatkan jumlah penerima hingga mencapai 15 juta keluarga, yang sebelumnya hanya 10 juta keluarga yang menerima manfaat.
Untuk memastikan bahwa bantuan sosial diberikan kepada yang berhak, pasangan ini juga akan maksimalkan penggunaan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sebagai identitas tunggal yang mengintegrasikan semua pemberian jaminan sosial, bantuan, dan layanan dari pemerintah.
Pasangan yang didukung oleh PDIP, PPP, Partai Hanura, dan Partai Perindo bertujuan mengurangi tingkat kemiskinan menjadi 2,5 persen dan menghilangkan kemiskinan ekstrem sepenuhnya.
Mereka menyatakan niat mereka untuk mencapai target pengurangan kemiskinan dengan transparan dan berkelanjutan. Selain itu, mereka berencana mempercepat penghapusan kemiskinan melalui koordinasi program antara pemerintah pusat dan daerah, serta optimalisasi penggunaan dana di luar APBN.
"Kami bertekad menjalankan amanat tersebut dengan target pengurangan kemiskinan yang jelas dan progresif,” yang tertulis dalam visi misi Ganjar-Mahfud.
Selain mengenai penurunan tingkat kemiskinan, Ganjar-Mahfud bersumpah untuk meningkatkan jumlah keluarga yang mendapatkan manfaat dari Program Keluarga Harapan (PKH). Mereka berencana untuk meningkatkan jumlah penerima hingga mencapai 15 juta keluarga, yang sebelumnya hanya 10 juta keluarga yang menerima manfaat.
Untuk memastikan bahwa bantuan sosial diberikan kepada yang berhak, pasangan ini juga akan maksimalkan penggunaan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sebagai identitas tunggal yang mengintegrasikan semua pemberian jaminan sosial, bantuan, dan layanan dari pemerintah.
Lihat Juga :