Pengembang Indonesia Manfaatkan Potensi Pasar Properti Australia
Selasa, 31 Oktober 2023 - 15:48 WIB
Firma akuntan KPMG mengungkap, harga hunian di seluruh Australia akan melonjak dalam 18 bulan ke depan. Dalam laporan Residential Property Market Outlook September 2023, Dr. Brendan Rynne, Kepala Ekonom KPMG, mengatakan ada sejumlah faktor yang diperkirakan akan mendorong kenaikan harga.
Menurut laporan terbarunya, harga hunian akan naik secara nasional sebesar 4,9% selama 9 bulan ke depan dan kemudian melonjak sebesar 9,4% hingga Juni 2025.
“Harga rumah dan unit akan semakin meningkat pada tahun keuangan berikutnya karena pasokan tempat tinggal terus terbatas, dikarenakan kelangkaan lahan yang tersedia, menurunnya tingkat persetujuan dan aktivitas konstruksi yang lebih lambat atau lebih mahal,” papar Sunito.
Sementara itu melansir Forbes Advisor, dalam beberapa tahun terakhir, harga perumahan di Australia telah mengalami lonjakan yang signifikan sehingga membuat banyak orang kesulitan untuk membeli rumah pertama. Bahkan dengan suku bunga yang rendah, harga perumahan tetap tinggi.
Untuk mengatasi krisis perumahan, Pemerintah Australia telah berusaha membangun lebih banyak perumahan dengan rencana menciptakan satu juta unit perumahan dalam lima tahun ke depan dengan melibatkan investasi swasta. Salah satunya dari dana pensiun untuk membangun perumahan lebih lanjut.
“Saya melihat saat ini adalah waktu yang tepat untuk melakukan kebijakan strategis perusahaan mengingat potensi pasar properti Australia khususnya di Sydney. Kondisi pasar properti Australia khususnya di Sydney tahun 2023 sungguh membuat keyakinan kami semakin tinggi dalam menghadapi tahun 2024,” tambah Sunito.
Fakta-fakta itulah yang membuat Crown Group dan ONE Global Capital merangsek pasar propeti Australia. Crown Group merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pengembangan dan investasi properti yang berbasis di Sydney, Australia, sedangkan ONE Global Capital adalah perusahaan investasi yang bergerak di bidang pengembangan properti.
Menurut laporan terbarunya, harga hunian akan naik secara nasional sebesar 4,9% selama 9 bulan ke depan dan kemudian melonjak sebesar 9,4% hingga Juni 2025.
“Harga rumah dan unit akan semakin meningkat pada tahun keuangan berikutnya karena pasokan tempat tinggal terus terbatas, dikarenakan kelangkaan lahan yang tersedia, menurunnya tingkat persetujuan dan aktivitas konstruksi yang lebih lambat atau lebih mahal,” papar Sunito.
Sementara itu melansir Forbes Advisor, dalam beberapa tahun terakhir, harga perumahan di Australia telah mengalami lonjakan yang signifikan sehingga membuat banyak orang kesulitan untuk membeli rumah pertama. Bahkan dengan suku bunga yang rendah, harga perumahan tetap tinggi.
Untuk mengatasi krisis perumahan, Pemerintah Australia telah berusaha membangun lebih banyak perumahan dengan rencana menciptakan satu juta unit perumahan dalam lima tahun ke depan dengan melibatkan investasi swasta. Salah satunya dari dana pensiun untuk membangun perumahan lebih lanjut.
“Saya melihat saat ini adalah waktu yang tepat untuk melakukan kebijakan strategis perusahaan mengingat potensi pasar properti Australia khususnya di Sydney. Kondisi pasar properti Australia khususnya di Sydney tahun 2023 sungguh membuat keyakinan kami semakin tinggi dalam menghadapi tahun 2024,” tambah Sunito.
Fakta-fakta itulah yang membuat Crown Group dan ONE Global Capital merangsek pasar propeti Australia. Crown Group merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pengembangan dan investasi properti yang berbasis di Sydney, Australia, sedangkan ONE Global Capital adalah perusahaan investasi yang bergerak di bidang pengembangan properti.
Lihat Juga :