Bursa Saham Kebakaran, Gara-gara Suhu Politik? Ini Kata Analis
Rabu, 01 November 2023 - 17:52 WIB
"Kita lihat sentimen pelaku pasar masih merespons negatif konlik Israel. Pelaku pasar melihat perang bisa meluas sehingga menimbulkan ancaman resesi global," kata Reza Priyambada, analis dari Asosiasi Analis Efek Indonesia, Rabu (1/11/2023).
Reza menambahkan, penyebab selanjutnya adalah peningkatan suku bunga The Fed, bank sentral Amerika Serikat. Kenaikan Fed Fund Rate memengaruhi pelaku pasar sehingga mengakibatkan capital outflow.
"Pelaku pasar panik, menarik dana, terjadi capital outflow," jelas Reza.
Dolar yang naik juga membuat pelaku pasar cemas. Kenaikan dolar direspons oleh sejumlah bank sentral dengan menaikkan suku bunganya sehingga berimbas pada pelarian modal juga.
Salah satu instrumen yang bisa dilepas pelaku pasar, terutama asing adalah saham. Dari situ, asing kemudian memborong dolar untuk dikirim ke AS yang menawarkan imbal hasil lebih menarik sehingga rupiah terjerembab.
Reza menambahkan, penyebab selanjutnya adalah peningkatan suku bunga The Fed, bank sentral Amerika Serikat. Kenaikan Fed Fund Rate memengaruhi pelaku pasar sehingga mengakibatkan capital outflow.
"Pelaku pasar panik, menarik dana, terjadi capital outflow," jelas Reza.
Dolar yang naik juga membuat pelaku pasar cemas. Kenaikan dolar direspons oleh sejumlah bank sentral dengan menaikkan suku bunganya sehingga berimbas pada pelarian modal juga.
Salah satu instrumen yang bisa dilepas pelaku pasar, terutama asing adalah saham. Dari situ, asing kemudian memborong dolar untuk dikirim ke AS yang menawarkan imbal hasil lebih menarik sehingga rupiah terjerembab.
Lihat Juga :