Dorong Bisnis Sosial, ASEAN Foundation Gandeng TikTok Gelar Regional ASEAN SEDP 2.0
Jum'at, 03 November 2023 - 10:39 WIB
“Kami berkomitmen untuk membina wirausaha sosial yang siap mendorong perubahan di tingkat regional dan global. Dengan pengetahuan yang diperoleh dari program kami dan dukungan berkelanjutan berupa mentorship , dan akses ke jaringan pemasok pada perusahaan kami, kami sangat yakin akan dampak besar yang akan mereka capai," ujar Lu Hongwei, Regional CSR Director, East Asia, Pacific & Greater China, SAP.
Program ini menampilkan empat wirausaha sosial terkemuka di Indonesia yang menunjukkan semangat inovasi dan inklusivitas sekaligus memberikan dampak signifikan di dalam maupun luar komunitas mereka:
1. Komerce: Platform inovatif ini memanfaatkan keterampilan e-commerce generasi muda pedesaan, memungkinkan mereka untuk bermitra dengan Usaha Kecil dan Menengah serta memperoleh penghasilan tanpa meninggalkan kampung halaman.
2. PetaNetra: Mobile application yang berperan sebagai pendamping bagi penyandang tunanetra untuk bernavigasi secara mandiri di ruang publik dalam ruangan dengan menggunakan Augmented Reality.
3. PT. Disabilitas Kerja Indonesia: Organisasi ini menawarkan solusi ketenagakerjaan dan layanan rekrutmen tenaga kerja yang berfokus pada disabilitas, melayani dunia usaha dan lembaga pemerintah.
4. Tulibot: Perusahaan kacamata pintar (smart glasses) yang didedikasikan untuk individu penyandang disabilitas pendengaran. Solusi speech-to-text dan kacamata pintar inovatif mereka menyediakan alat penting untuk komunikasi dan aksesibilitas.
Workshop Regional dihadiri oleh Pejabat Nominasi ACCMSME, Tham Jierong, Assistant CEO and Head, Venture Building, raiSE, Singapura; Joanne Tan, Asisten Chief Executive Officer, Capability Programs & Planning Group, Enterprise Singapore; M. Reza Guntara, Perencana Ahli, Kementerian Koperasi dan UKM, Indonesia.
Program ini menampilkan empat wirausaha sosial terkemuka di Indonesia yang menunjukkan semangat inovasi dan inklusivitas sekaligus memberikan dampak signifikan di dalam maupun luar komunitas mereka:
1. Komerce: Platform inovatif ini memanfaatkan keterampilan e-commerce generasi muda pedesaan, memungkinkan mereka untuk bermitra dengan Usaha Kecil dan Menengah serta memperoleh penghasilan tanpa meninggalkan kampung halaman.
2. PetaNetra: Mobile application yang berperan sebagai pendamping bagi penyandang tunanetra untuk bernavigasi secara mandiri di ruang publik dalam ruangan dengan menggunakan Augmented Reality.
3. PT. Disabilitas Kerja Indonesia: Organisasi ini menawarkan solusi ketenagakerjaan dan layanan rekrutmen tenaga kerja yang berfokus pada disabilitas, melayani dunia usaha dan lembaga pemerintah.
4. Tulibot: Perusahaan kacamata pintar (smart glasses) yang didedikasikan untuk individu penyandang disabilitas pendengaran. Solusi speech-to-text dan kacamata pintar inovatif mereka menyediakan alat penting untuk komunikasi dan aksesibilitas.
Workshop Regional dihadiri oleh Pejabat Nominasi ACCMSME, Tham Jierong, Assistant CEO and Head, Venture Building, raiSE, Singapura; Joanne Tan, Asisten Chief Executive Officer, Capability Programs & Planning Group, Enterprise Singapore; M. Reza Guntara, Perencana Ahli, Kementerian Koperasi dan UKM, Indonesia.
(akr)
Lihat Juga :