Perang dengan Hamas di Gaza, Israel Harus Menanggung Biaya Rp795,1 Triliun
Minggu, 05 November 2023 - 23:16 WIB
Calcalist mengatakan, setengah dari biaya disumbang oleh biaya pertahanan yang berjumlah sekitar 1 miliar shekel per hari. 40-60 miliar shekel lainnya akan berasal dari hilangnya pendapatan, 17-20 miliar untuk kompensasi bisnis dan 10-20 miliar shekel untuk rehabilitasi.
Menteri Keuangan, Bezalel Smotrich sebelumnya mengatakan, pemerintah Israel sedang mempersiapkan paket bantuan ekonomi bagi mereka yang terkena dampak serangan Palestina yang akan "lebih besar dan lebih luas" daripada selama pandemi COVID-19.
Pada hari Kamis, Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu mengatakan, negara berkomitmen untuk membantu semua orang yang terkena dampak."Arahan saya jelas: Buka keran dan salurkan dana kepada siapa pun yang membutuhkannya," kata Netanyahutanpa memberikan angka.
"Sama seperti yang kami lakukan selama COVID. Dalam dekade terakhir, kami telah membangun ekonomi yang sangat kuat dan bahkan jika perang menuntut harga ekonomi dari kami, seperti yang sudah terjadi. Maka kami akan membayarnya tanpa ragu-ragu," paparnya.
Setelah perang Israel-Hamas berkecambuk, S&P memangkas prospek peringkat utang Israel menjadi "negatif". Sementara Moody's dan Fitch menempatkan peringkat Israel pada tinjauan untuk kemungkinan penurunan peringkat.
Menteri Keuangan, Bezalel Smotrich sebelumnya mengatakan, pemerintah Israel sedang mempersiapkan paket bantuan ekonomi bagi mereka yang terkena dampak serangan Palestina yang akan "lebih besar dan lebih luas" daripada selama pandemi COVID-19.
Pada hari Kamis, Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu mengatakan, negara berkomitmen untuk membantu semua orang yang terkena dampak."Arahan saya jelas: Buka keran dan salurkan dana kepada siapa pun yang membutuhkannya," kata Netanyahutanpa memberikan angka.
"Sama seperti yang kami lakukan selama COVID. Dalam dekade terakhir, kami telah membangun ekonomi yang sangat kuat dan bahkan jika perang menuntut harga ekonomi dari kami, seperti yang sudah terjadi. Maka kami akan membayarnya tanpa ragu-ragu," paparnya.
Setelah perang Israel-Hamas berkecambuk, S&P memangkas prospek peringkat utang Israel menjadi "negatif". Sementara Moody's dan Fitch menempatkan peringkat Israel pada tinjauan untuk kemungkinan penurunan peringkat.
(akr)
Lihat Juga :