Marak Boikot Produk Pro Israel, Pengusaha Ritel Bersuara

Rabu, 15 November 2023 - 17:19 WIB
Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) mengingatkan, bahwa aksi boikot terhadap produk yang dianggap pro Israel jangan sampai mengabaikan hak-hak konsumen. Foto/Dok
JAKARTA - Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Roy Nicholas Mandey mengatakan, bahwa aksi boikot terhadap produk yang dianggap pro Israel jangan sampai mengabaikan hak-hak konsumen. Menurutnya, konsumen punya hak untuk memilih dan membeli produk.

Ditekankan juga olehnya jangan sampai dengan adanya aksi boikot produk Israel dan dorongan-dorongan lainnya yang saat ini dilakukan justru menggerus hak itu. "Jadi hak konsumen itu kan memilih, membeli dan mendapatkan produk. Nah ketika hak itu tidak tercapai, lalu mereka bagaimana?," kata Roy dalam Konferensi Pers di Jakarta, Rabu (15/11/2023).



Dia menjelaskan, saat konsumen berbelanja tentu akan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi, karena konsumsi rumah tangga di Tanah Air mencapai 51,8%. Baca Juga: Boikot Produk Israel Terus Meluas, Menteri Teten: Peluang UMKM Unjuk Gigi

"Bahkan berbelanja apapun makan dan minum 278 juta makan dan minum penduduk Indonesia itulah mengkontribusi ekonomi kita sehingga bisa di angka 5 persen," jelasnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!