Ganjar-Mahfud Siap Maksimalkan Ekonomi Biru, TPN: Optimalkan yang Belum Maksimal

Rabu, 15 November 2023 - 18:43 WIB
Hal ini dapat dilakukan dengan membangun tempat wisata yang lebih mudah diakses oleh wisatawan, mempromosikan pariwisata yang peduli terhadap pelestarian alam dan kearifan lokal dan memberikan pelatihan untuk meningkatkan keterampilan kerja, keahlian teknis lingkungan, dan manajemen ekonomi.

"Ada juga sustainable fishing, dari 12 juta ton ke 15 juta ton. Itu jadi perdebatan dan belum usai, apakah penangkapan berukur itu bisa berdampak. Kita belum bisa mengatur itu ke nelayan. Tapi di sisi lain ada potensi blue carbon credit. Anak muda itu tertarik. Dalam kepemimpinan asean itu kita bisa ambil potensi carbon credit dan carbon tradingnya. Jadi kita punya kekuatan cukup bagus," ujar Ganjar.

TPN : Ganjar-Mahfud akan Optimalkan Ekonomi Biru

Chico Hakim, juru bicara Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Pranowo-Mahfud MD (Ganjar-Mahfud), menganggap bahwa sektor ekonomi biru belum dikelola dengan baik selama pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Ia menyebut situasi ini ironis karena Jokowi telah mengusung Indonesia sebagai poros maritim dunia.

Sebagai negara kepulauan yang didominasi oleh perairan, Indonesia memiliki potensi untuk memajukan perekonomiannya melalui sektor perikanan dan kelautan.

"Cita-cita ini (poros maritim dunia) sungguh bagus, namun dalam perjalanannya tidak terwujud bahkan bisa dibilang stagnan atau tertatih tatih-tanpa kemajuan yang berarti dari tahun ke tahun," ucap Hakim kepada wartawan di Jakarta pada Senin (13/11/2023).

Hakim menyatakan, bahwa Ganjar-Mahfud menekankan pentingnya ekonomi biru sebagai salah satu program utama, melihat seberapa besar wilayah lautan Indonesia. Meskipun begitu, kontribusi ekonomi dari sektor laut tersebut masih terbatas dalam mendukung Produk Domestik Bruto (PDB) nasional.

Ia menerangkan, bahwa mereka memprioritaskan ekonomi biru karena melihat kenyataan bahwa Indonesia, dengan 77% wilayahnya berupa lautan, belum berhasil memanfaatkannya sepenuhnya sebagai penggerak utama Produk Domestik Bruto (PDB). Angka 7,6% PDB dari sektor maritim dianggap sangat kecil jika dibandingkan dengan potensi yang sebenarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!