Kolaborasi Koperasi dan Teknologi Menjawab Tantangan Kuota Internet Belajar
Kamis, 06 Agustus 2020 - 18:32 WIB
Dan yang terbaru adalah Darwin Jazilin (12). Bocah kelas 1 SMP di Sukaharjo ini harus rela membagi waktu belajar dan bermainnya untuk berjualan guna membantu orangtuanya berjualan cilok agar bisa membeli kuota internet. Darwin mulai berjualan pada pukul 13.00 WIB sampai pukul 15.30 WIB.
Ia berjualan siang lantaran saat pagi hari, ia harus mengerjakan tugas terlebih dahulu. "Jualan jam satu siang, biasanya sampai sore baru pulang," ujar Darwin.
Setiap harinya, Darwin mengambil Rp 20.000 untuk membeli kuota dan juga jajan adiknya. Dari Rp 20.000 itu, ia membeli kuota Rp 11.000 setiap harinya. Sejak awal pembelajaran daring, Darwin mengalami kesulitan mengerjakan tugas sekolah lantaran harus menggunakan HP ayahnya yang kerap dibawa untuk bekerja. "Ngerjainnya pagi, tapi kalau Bapak berangkat dibawa Bapak karena punya HP satu," ucapnya.
Ia berjualan siang lantaran saat pagi hari, ia harus mengerjakan tugas terlebih dahulu. "Jualan jam satu siang, biasanya sampai sore baru pulang," ujar Darwin.
Setiap harinya, Darwin mengambil Rp 20.000 untuk membeli kuota dan juga jajan adiknya. Dari Rp 20.000 itu, ia membeli kuota Rp 11.000 setiap harinya. Sejak awal pembelajaran daring, Darwin mengalami kesulitan mengerjakan tugas sekolah lantaran harus menggunakan HP ayahnya yang kerap dibawa untuk bekerja. "Ngerjainnya pagi, tapi kalau Bapak berangkat dibawa Bapak karena punya HP satu," ucapnya.
(akr)
Lihat Juga :