Survei Bank Indonesia Membuktikan: Harga Rumah Naik
Kamis, 16 November 2023 - 11:37 WIB
"Masing-masing meningkat sebesar 2,11% (yoy) dan 2,44%, lebih rendah dari 2,22% (yoy) dan 2,72% (yoy) pada triwulan II 2023," ungkap Erwin.
Dari sisi penjualan, hasil survei mengindikasikan penjualan properti residensial di pasar primer pada triwulan III 2023 belum pulih. Penjualan properti residensial masih terkontraksi sebesar 6,59% (yoy) pada triwulan III 2023.
"Kendati demikian, angka ini membaik dari kontraksi 12,30% (yoy) pada triwulan sebelumnya," sambung Erwin.
Baca juga: Beasiswa S3 ke Austria untuk Dosen Dibuka, Ini Link Pendaftarannya
Hasil survei juga menunjukkan bahwa modal utama pembangunan properti residensial oleh pengembang berasal dari sumber pembiayaan non-perbankan, yaitu dana internal dengan pangsa 73,46%. Sementara dari sisi konsumen, skema pembiayaan utama dalam pembelian rumah primer adalah KPR, dengan pangsa 75,50% dari total pembiayaan.
Dari sisi penjualan, hasil survei mengindikasikan penjualan properti residensial di pasar primer pada triwulan III 2023 belum pulih. Penjualan properti residensial masih terkontraksi sebesar 6,59% (yoy) pada triwulan III 2023.
"Kendati demikian, angka ini membaik dari kontraksi 12,30% (yoy) pada triwulan sebelumnya," sambung Erwin.
Baca juga: Beasiswa S3 ke Austria untuk Dosen Dibuka, Ini Link Pendaftarannya
Hasil survei juga menunjukkan bahwa modal utama pembangunan properti residensial oleh pengembang berasal dari sumber pembiayaan non-perbankan, yaitu dana internal dengan pangsa 73,46%. Sementara dari sisi konsumen, skema pembiayaan utama dalam pembelian rumah primer adalah KPR, dengan pangsa 75,50% dari total pembiayaan.
(uka)
Lihat Juga :