Investor Barat Ketakutan dengan Rencana Kebijakan Putin Terbaru

Jum'at, 17 November 2023 - 13:26 WIB
Cara-cara ini termasuk membatalkan program investasi khusus yang awalnya dirancang untuk meningkatkan aliran modal internasional ke perusahaan-perusahaan Rusia dan mengabaikan bank-bank global dalam pengawasan skema tersebut, sehingga mengakibatkan kerugian bagi sebagian investor dan hilangnya sebagian saham yang mereka miliki.

Ivan Chebeskov, kepala departemen kebijakan keuangan Kementerian Keuangan, mengatakan bahwa amandemen terhadap keputusan presiden sedang dilakukan dan kemungkinan perubahan tersebut dapat memberikan pemerintah Rusia hak memesan efek terlebih dahulu (super pre-emptive right) untuk membeli saham di perusahaan-perusahaan strategis dari pihak asing yang keluar.

Baca juga: Kisah Rasulullah SAW Menjawab Pertanyaan Rahib Yahudi Bikin Takjub

“Hak preemptif super ini hanya akan berlaku dalam kasus-kasus tertentu, dengan perusahaan-perusahaan tertentu,” kata Chebeskov di sela-sela forum keuangan di Moskow pada 14 November. “Daftar pastinya masih belum disetujui”.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!