Investor Barat Ketakutan dengan Rencana Kebijakan Putin Terbaru

Jum'at, 17 November 2023 - 13:26 WIB
loading...
Investor Barat Ketakutan...
Gedung Kementerian Keuangan Rusia. Foto/Reuters
A A A
JAKARTA - Investor Barat di perusahaan-perusahaan Rusia tengah ketakutan dengan rencana kebijakan Presiden Putin yang baru. Mereka cemas dipaksa menjual kepemilikan saham mereka kepada pemerintah Rusia dengan diskon besar-besaran alias murah.

Baca juga: Kehebatan Rudal Meteorit Rusia, hanya Tuhan yang Bisa Menghentikan

Mengutip Reuters, Jumat (17/11/2023), kebijakan tersebut--yang dapat memberikan Rusia hak memesan efek terlebih dahulu (super pre-emptive right) untuk membeli saham perusahaan strategis dari pemegang saham asing--menjadi pukulan terbaru bagi investor yang memiliki aset di Rusia yang bernilai beberapa miliar dolar sebelum Februari 2022.

Rusia telah berusaha mengurangi kepemilikan dan pengaruh asing terhadap perusahaan-perusahaan terbesarnya sejak Presiden Vladimir Putin memerintahkan pasukannya masuk ke Ukraina. Aksi yang memicu sanksi besar dari negara-negara Barat.

Cara-cara ini termasuk membatalkan program investasi khusus yang awalnya dirancang untuk meningkatkan aliran modal internasional ke perusahaan-perusahaan Rusia dan mengabaikan bank-bank global dalam pengawasan skema tersebut, sehingga mengakibatkan kerugian bagi sebagian investor dan hilangnya sebagian saham yang mereka miliki.

Ivan Chebeskov, kepala departemen kebijakan keuangan Kementerian Keuangan, mengatakan bahwa amandemen terhadap keputusan presiden sedang dilakukan dan kemungkinan perubahan tersebut dapat memberikan pemerintah Rusia hak memesan efek terlebih dahulu (super pre-emptive right) untuk membeli saham di perusahaan-perusahaan strategis dari pihak asing yang keluar.

Baca juga: Kisah Rasulullah SAW Menjawab Pertanyaan Rahib Yahudi Bikin Takjub

“Hak preemptif super ini hanya akan berlaku dalam kasus-kasus tertentu, dengan perusahaan-perusahaan tertentu,” kata Chebeskov di sela-sela forum keuangan di Moskow pada 14 November. “Daftar pastinya masih belum disetujui”.

(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Investor Saham Meningkat,...
Investor Saham Meningkat, Stockbit Andalkan Keamanan Berlapis
Status Pasar Modal RI...
Status Pasar Modal RI Tetap Emerging Market, Kekhawatiran Investor Hilang?
IHSG Hari Ini Ditutup...
IHSG Hari Ini Ditutup Merosot 0,25% ke 6.101, Diwarnai Pelemahan 398 Saham
IHSG Hari Ini Berakhir...
IHSG Hari Ini Berakhir Ambles ke 6.116, Transaksi Cetak Rp13,4 Triliun
MNC Sekuritas dan BRI...
MNC Sekuritas dan BRI Manajemen Investasi Ajak Investor Raih Reward Reksa Dana Total Rp2,5 Juta
Runtuhkan Dolar AS,...
Runtuhkan Dolar AS, Putin Kumpulkan 11 Pemimpin ASEAN Termasuk Indonesia
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Finlandia Izinkan Wilayahnya...
Finlandia Izinkan Wilayahnya Jadi Lokasi Pengerahan Senjata Nuklir NATO, Rusia Terancam
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
Rekomendasi
Silaturahmi di Lampung,...
Silaturahmi di Lampung, Jokowi: Aku Masih Seperti yang Dulu
Gus Yaqut Dibantarkan,...
Gus Yaqut Dibantarkan, KPK: Petugas Pengawal Tahanan Lakukan Pengamanan Melekat
AEF/MANTENA Cup 2026...
AEF/MANTENA Cup 2026 Dorong Prestasi Berkuda dan Sport Tourism Indonesia
Berita Terkini
Genderang Perang Dagang,...
Genderang Perang Dagang, Trump Ancam Tarif 100% yang Berani Pajaki Google, Meta, dan Apple!
Pacu Kinerja Bisnis,...
Pacu Kinerja Bisnis, Indo Artha Multitek Kenalkan Teknologi Layanan Haji
INDEF: Pemerintah Perlu...
INDEF: Pemerintah Perlu Evaluasi Kebijakan Ekonomi dan Perkuat Kolaborasi
Panaskan Mesin Ekonomi,...
Panaskan Mesin Ekonomi, Purbaya Tawarkan Bunga Kredit 4% untuk UKM Eksportir
BPS: Sensus Ekonomi...
BPS: Sensus Ekonomi 2026 Bukan untuk Penetapan Pajak Pribadi
Semarak HUT ke-58, BPJS...
Semarak HUT ke-58, BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat
Infografis
4 Alasan Barat Ingin...
4 Alasan Barat Ingin Bungkam Telegram dengan Tangkap Pavel Durov
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved