Serang Gaza, S&P Ramalkan Ekonomi Israel Merosot Tajam

Sabtu, 18 November 2023 - 20:55 WIB
Pemerintah Israel diketahui terpaksa meningkatkan pengeluaran secara signifikan untuk mendanai militer dan memberikan kompensasi kepada bisnis di dekat perbatasan dengan Gaza. Hal ini menyebabkan defisit anggaran mencapai rekor tertinggi, yang bulan lalu membengkak menjadi USD6 miliar, meningkat lebih dari tujuh kali lipat dibandingkan tahun lalu.

Baca Juga: 5 Ketakutan Israel saat Perang Panjang Melawan Hamas di Gaza

Laporan S&P muncul setelah lembaga tersebut menurunkan prospek kredit Israel dari "stabil" menjadi "negatif" bulan lalu, hanya dua minggu setelah konflik dimulai pada tanggal 7 Oktober. Lembaga pemeringkat Moody’s dan Fitch juga telah memasukkan Israel dalam peninjauan untuk menurunkan peringkatnya.

Namun S&P mengindikasikan bahwa pihaknya dapat memulihkan prospek kredit Israel menjadi "stabil" jika konflik tersebut diselesaikan, karena hal itu berarti berkurangnya keamanan regional dan risiko internal.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!