Takut Resesi, Tambahan Gaji dari Pemerintah Belum Tentu Dongkrak Konsumsi

Jum'at, 07 Agustus 2020 - 14:14 WIB
Rifki mencontohkan fenomena menarik di Swedia yang menerapkan skenario santai (relax) dalam menghadapi pandemi dan pembatasan wilayah (lockdown) dan Denmark yang menerapkan skenario ketat (strict). Meski berbeda strategi, keduanya memiliki kesamaan, yakni masyarakatnya menghabiskan uang yang lebih sedikit. "Artinya, saat ini behaviour masyarakat berubah untuk menjadi spend less money," ujar Rifki.

(Baca Juga: Bersiap Menghadapi Resesi)

Kondisi tersebut menurut dia juga terjadi di Indonesia. Kekhawatiran masyarakat itu menurutnya akan membuat permintaan (demand) terhadap barang dan jasa juga ikut turun.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!