5 Bank Terbesar Israel yang Lahir dari Gerakan Zionis di Palestina

Sabtu, 25 November 2023 - 07:24 WIB
IDB adalah bank yang menyediakan layanan perbankan yang komprehensif kepada para nasabahnya di bidang keuangan, melalui jaringan kantor cabang di Israel, perbankan langsung, perbankan online, dan Internet. Bank ini beroperasi melalui segmen-segmen berikut: Rumah Tangga, Perbankan Swasta, Bisnis Kecil, Bisnis Kecil, Bisnis Menengah, Bisnis Besar, Badan Kelembagaan, Manajemen Keuangan, dan Lainnya. Perusahaan ini didirikan oleh Leon Recanati pada tahun 1935 dan berkantor pusat di Tel Aviv, Israel.

5. First International Bank

First International Bank adalah salah satu bank terbesar di Israel. Bank ini dikendalikan oleh perusahaan induk FIBI Holding Ltd. Selama beberapa dekade, bank ini telah memfasilitasi perluasan perusahaan pemukiman ilegal Israel dengan secara rutin memberikan pinjaman untuk proyek-proyek pembangunan pemukiman.

Seperti yang didokumentasikan oleh Who Profits, antara tahun 2017 dan 2021 saja, First International Bank dan anak perusahaannya, Bank Ostar HaHayal, memberikan pinjaman kepada beberapa perusahaan konstruksi untuk membangun ratusan unit rumah di permukiman ilegal Israel di Tepi Barat yang diduduki, termasuk Yerusalem Timur yang diduduki.

Baca Juga: Jubir al-Qassam Abu Ubaidah: Kepemimpinan Israel Gemetar, Ini Jihad, Menang atau Syahid

Bank ini juga membiayai proyek-proyek infrastruktur untuk melayani pemukiman ilegal Israel. Sebagai contoh, bank ini merupakan bagian dari konsorsium lembaga keuangan, yang dipimpin oleh Bank Hapoalim, yang mendanai perluasan Jalur Kereta Api Ringan Yerusalem.

Sistem kereta api ini membelah tanah Palestina yang diduduki dan menghubungkan permukiman ilegal Israel di Yerusalem Timur yang diduduki dengan bagian barat kota. First International Bank juga membiayai pekerjaan infrastruktur di beberapa jalan raya yang melintasi wilayah Palestina yang diduduki dan menghubungkan permukiman ilegal, serta pembangunan tempat parkir untuk bus yang beroperasi di permukiman ilegal di Yerusalem Timur yang diduduki.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!