Tekan Emisi, Industri Lirik Biomassa untuk Transisi Energi

Senin, 04 Desember 2023 - 14:09 WIB
Selain di pabrik, APP juga mengembangkan pembangkit listrik tenaga surya untuk memasok kebutuhan listrik di kantor. Saat ini kapasitas terpasang PLTS sebesar 18 MW dan ditargetkan akan mencapai 30 MW. "Teknologi yang menunjang pemakaian energi terbarukan diharapkan bisa maju seperti pembangkit tenaga surya yang berkembang pada akhirnya menjadi biaya yang lebih murah secara operasional,” katanya.

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia Indroyono Soesilo mengatakan, biomassa kayu sangat potensial untuk mendukung program transisi energi nasional. "Kita memiliki spesies kayu energi seperti gamal dan kaliandra dengan kadar kalor lebih dari 4.500 untuk substitusi batu bara," katanya.

Baca juga: Kepedulian Siti Atikoh terhadap Disabilitas Diharapkan Menginspirasi Masyarakat Luas

Indroyono menjelaskan pengembangan biomassa kayu sebagai sumber energi bisa dilakukan dengan model bisnis multi usaha kehutanan di areal Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH). "Konsesi PBPH berbasis multiusaha kehutanan ini bisa mendukung penyediaan biomassa kayu," katanya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!