Garuda Indonesia Optimistis Libur Nataru Dongkrak Kinerja Perusahaan
Rabu, 06 Desember 2023 - 13:47 WIB
Garuda Indonesia optimistis libur nataru dorong kinerja perusahaan. FOTO/dok.SINDOnews
JAKARTA - Garuda Indonesia optimistis kinerja perusahaan terus membaik di kuartal IV-2023. Perbaikan ini didorong oleh kenaikan jumlah penumpang saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2023-2024.
Direktur Utama Irfan Setiaputra mengungkapkan peningkatan jumlah penumpang Garuda Indonesia baik domestik dan internasional setiap bulannya berada di posisi 20-30 persen dan diprediksi naik saat nataru.
"Menjelang akhir tahun ini, di kuartal IV, seperti diketahui libur nataru ini biasanya menjadi masa peak season, di mana kita biasanya mengalami peningkatan yang cukup signifikan selama masa nataru dibandingkan bulan sebelumnya," ungkap Irfan, Rabu (6/12/2023).
Baca Juga: Bos Garuda Larang Karyawan Gunakan Jatah Tiket Gratis saat Nataru
Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang pada Desember 2023 hingga awal Januari 2024, Garuda Indonesia menyediakan 102 armada pesawat, jumlah itu sudah termasuk pesawat milik Citilink Indonesia.
Adapun jumlah peberbangan pesawat yang disiapkan Garuda Indonesia Group mencapai 10.762 penerbangan. Irfan memastikan operasional armada dimulai pada 18 Desember hingga 8 Januari.
Direktur Utama Irfan Setiaputra mengungkapkan peningkatan jumlah penumpang Garuda Indonesia baik domestik dan internasional setiap bulannya berada di posisi 20-30 persen dan diprediksi naik saat nataru.
"Menjelang akhir tahun ini, di kuartal IV, seperti diketahui libur nataru ini biasanya menjadi masa peak season, di mana kita biasanya mengalami peningkatan yang cukup signifikan selama masa nataru dibandingkan bulan sebelumnya," ungkap Irfan, Rabu (6/12/2023).
Baca Juga: Bos Garuda Larang Karyawan Gunakan Jatah Tiket Gratis saat Nataru
Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang pada Desember 2023 hingga awal Januari 2024, Garuda Indonesia menyediakan 102 armada pesawat, jumlah itu sudah termasuk pesawat milik Citilink Indonesia.
Adapun jumlah peberbangan pesawat yang disiapkan Garuda Indonesia Group mencapai 10.762 penerbangan. Irfan memastikan operasional armada dimulai pada 18 Desember hingga 8 Januari.
Lihat Juga :